Mentan Pastikan Stok Pangan Jelang Lebaran 2026 Surplus

oleh -241 Dilihat
Oleh
Redaksi
Editor
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman saat melakukan sidak guna mengecek harga pangan saat Ramadan di Pasar Kebayoran, Jakarta, Jumat 20 Februari 2026. (Foto: Biro Humas Kementan)

KILASJATIM.COM, Surabaya – Pemerintah memastikan pasokan bahan pangan menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026 dalam kondisi aman. Sejumlah komoditas strategis bahkan tercatat surplus, baik di tingkat nasional maupun daerah.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyebut, berdasarkan Neraca Pangan dan Proyeksi Produksi hingga April 2026, mayoritas komoditas berada di atas kebutuhan nasional.

Stok beras nasional saat ini mencapai sekitar 3,5 juta ton. Angka itu diperkirakan terus bertambah seiring panen raya dan tren produksi yang naik sekitar 15 persen hingga Maret.

Amran menyatakan, jika tren produksi bertahan hingga akhir bulan, stok beras berpotensi menembus 6 juta ton. Ia bahkan memperkirakan surplus bisa mencapai 9 juta ton hingga akhir tahun jika konsisten.

“Stok beras nasional dalam kondisi surplus dan kuat menjaga stabilitas pasokan serta harga,” ujar Amran dalam keterangan tertulis, Selasa (3/3/2026).

Selain beras, jagung juga tercatat surplus. Ketersediaan mencapai 10,751 juta ton, sementara kebutuhan 5,899 juta ton, sehingga terdapat kelebihan sekitar 4,852 juta ton.

Gula konsumsi surplus 595 ribu ton. Cabai besar surplus 74 ribu ton dan cabai rawit 105 ribu ton.

Amran memastikan masyarakat tak perlu khawatir menghadapi lonjakan konsumsi saat Ramadan dan Lebaran. “Beras cukup, jagung cukup, gula cukup. InsyaAllah kebutuhan pokok aman,” katanya.

Beberapa komoditas bahkan masuk kategori siap ekspor. Minyak goreng tercatat surplus 3,556 juta ton, daging ayam 728 ribu ton, telur ayam 349 ribu ton, serta bawang merah 57 ribu ton.

Menurut Amran, surplus ini menunjukkan produksi dalam negeri mampu menopang kebutuhan nasional sekaligus menjaga stabilitas harga.

Pemerintah, kata dia, terus mengawal produksi dan distribusi hingga ke daerah. Pengawasan dilakukan harian, terutama menjelang puncak konsumsi saat Ramadan dan Idul Fitri.

Baca Juga :  Pemerintah Salurkan Bantuan Rp 75 Miliar untuk Korban Bencana di Aceh, Sumbar, dan Sumut

Targetnya jelas: pasokan terjaga, harga stabil, dan masyarakat bisa merayakan Lebaran dengan tenang. (cit) 

No More Posts Available.

No more pages to load.