KILASJATIM.COM, Surabaya – Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) turun Rp13.000 per gram pada Selasa (3/3/2026).
Mengutip laman resmi Logam Mulia pukul 09.08 WIB, harga emas Antam kini berada di level Rp3.122.000 per gram, dari sebelumnya Rp3.135.000.
Harga buyback atau pembelian kembali juga turun menjadi Rp2.901.000 per gram. Nilai tersebut dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti pergerakan pasar.
Rincian Harga Emas Antam
Berikut daftar harga emas Antam terbaru:
- 0,5 gram: Rp1.611.000
- 1 gram: Rp3.122.000
- 2 gram: Rp6.184.000
- 3 gram: Rp9.251.000
- 5 gram: Rp15.385.000
- 10 gram: Rp30.715.000
- 25 gram: Rp76.662.000
- 50 gram: Rp153.245.000
- 100 gram: Rp306.412.000
- 250 gram: Rp765.765.000
- 500 gram: Rp1.531.320.000
- 1.000 gram: Rp3.062.600.000
Transaksi jual beli emas dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sesuai PMK Nomor 34/PMK.10/2017. Untuk pembelian, tarif PPh 22 sebesar 0,45 persen bagi pemilik NPWP dan 0,9 persen bagi non-NPWP.
Sementara untuk transaksi buyback di atas Rp10 juta, dikenakan PPh 22 sebesar 1,5 persen (NPWP) dan 3 persen (non-NPWP), yang dipotong langsung dari nilai transaksi.
Harga Emas di Pegadaian
Sementara itu, harga emas di laman Sahabat Pegadaian menunjukkan tren berbeda.
Emas UBS tercatat Rp3.195.000 per gram, naik dari Rp3.167.000 sehari sebelumnya. Produk Galeri24 berada di level Rp3.173.000 per gram, juga naik dari Rp3.130.000.
Berikut rincian harga terbaru:
Galeri24
- 0,5 gram: Rp1.664.000
- 1 gram: Rp3.173.000
- 2 gram: Rp6.270.000
- 5 gram: Rp15.560.000
- 10 gram: Rp31.037.000
- 25 gram: Rp77.176.000
- 50 gram: Rp154.230.000
- 100 gram: Rp308.308.000
- 250 gram: Rp768.877.000
- 500 gram: Rp1.537.753.000
- 1.000 gram: Rp3.075.505.000
UBS
- 0,5 gram: Rp1.727.000
- 1 gram: Rp3.195.000
- 2 gram: Rp6.341.000
- 5 gram: Rp15.670.000
- 10 gram: Rp31.174.000
- 25 gram: Rp77.781.000
- 50 gram: Rp155.243.000
- 100 gram: Rp310.363.000
- 250 gram: Rp775.678.000
- 500 gram: Rp1.595.535.000
Harga emas di masing-masing platform dapat berubah mengikuti dinamika pasar global dan nilai tukar rupiah.
Bagi investor, selisih harga jual dan buyback tetap menjadi pertimbangan utama sebelum melakukan transaksi.(cit)



