BSBK Gelar Rapat Koordinasi Penanganan Jalan Alternatif Dampak Ambruknya Jembatan Sentong

oleh -600 Dilihat

KILASJATIM.COM, Bondowoso – Dampak ambruknya Jembatan Sentong Nangkaan terus menjadi perhatian serius. Pengalihan arus ke sejumlah jalan alternatif menyebabkan peningkatan volume kendaraan, yang berimbas pada munculnya kerusakan di beberapa titik ruas jalan.

Menyikapi kondisi itu, Dinas Bina Marga Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi (BSBK) menggelar rapat koordinasi bersama beberapa kepala desa, jajaran Polsek, Koramil, Dinas Perhubungan serta BPBD di Kecamatan Tamanan. Pertemuan tersebut difokuskan pada penanganan kerusakan jalan alternatif sekaligus memastikan skema pengalihan arus berjalan aman dan terkendali.

Kepala Dinas BSBK, Ansori menjelaskan pihaknya telah melakukan pemetaan terhadap titik-titik jalan yang mengalami kerusakan dan membutuhkan penanganan segera.

“Kami telah melakukan identifikasi pada beberapa titik kerusakan di jalan alternatif yang saat ini dilalui kendaraan akibat pengalihan arus. Lalu lintas kendaraan meningkat cukup signifikan sehingga mempengaruhi kondisi badan jalan,” ujarnya.

Sebagai langkah awal, BSBK melakukan penanganan sementara dengan menutup lubang menggunakan material yang tersedia. Namun perbaikan tersebut masih bersifat darurat (sementara).

“Sebagaimana disampaikan pada saat kunjungan Wakil Gubernur ke lokasi Jembatan Sentong, terdapat komitmen dukungan berupa bantuan aspal dari pihak provinsi. Namun demikian, hingga saat ini realisasi bantuan tersebut masih kami nantikan. Sementara itu, beberapa titik kerusakan telah kami tangani sementara. Akan tetapi, selain aspal, kami juga membutuhkan material agregat sebagai lapisan dasar agar hasil perbaikan lebih kuat dan tidak mudah rusak kembali,” jelasnya.

Selain membahas perbaikan fisik jalan, rapat juga menyoroti pengaturan lalu lintas dan pemasangan rambu-rambu sementara di jalur alternatif. Dinas Perhubungan bersama aparat TNI-Polri akan membantu pengamanan dan pengaturan arus kendaraan, sementara BPBD bersiaga mengantisipasi kondisi darurat.

Baca Juga :  PT Terminal Petikemas Surabaya Kolaborasi dengan SPTP Resmikan Bank Sampah "Gotong Royong" Dorong Kepedulian Lingkungan

Melalui sinergi lintas sektor ini, diharapkan penanganan jalan alternatif dapat dilakukan secara bertahap dan optimal, sehingga keselamatan dan kenyamanan masyarakat tetap terjaga selama proses penanganan Jembatan Sentong berlangsung.(wan)