Kendaraan yang terlibat merupakan truk tangki bernopol L-8273-NH yang dikemudikan Surono (36), warga Ngampel, Boyolali. Saat kejadian, truk melaju dari arah Boyolali menuju Surabaya melalui lajur lambat.
Setibanya di lokasi kejadian, kendaraan diduga tiba-tiba oleng ke kanan. Truk kemudian masuk ke median tengah dan menabrak beton barrier pembatas jalan tol. Benturan tersebut membuat kendaraan kehilangan kendali hingga akhirnya terjun ke sungai.
“Diduga pengemudi dalam kondisi mengantuk sehingga kendaraan oleng ke kanan, masuk median dan menabrak beton barrier lalu terjun ke sungai. Posisi akhir kendaraan berada di dasar sungai,” ujar Panit PJR 3 Polda Jatim, Ridho Pramana saat dikonfirmasi.
Akibat kejadian tersebut, pengemudi mengalami patah tulang paha kanan, indikasi dislokasi bahu kiri, serta luka sobek sepanjang sekitar 7 sentimeter di kaki kiri.
“Korban mengalami luka berat dan langsung dievakuasi untuk mendapatkan perawatan,” ungkapnya.
Tidak ada korban meninggal dunia maupun luka ringan dalam peristiwa ini. Kerusakan pada fasilitas jalan tol juga dilaporkan nihil. Namun, kerugian material akibat kerusakan kendaraan diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.
Saat insiden terjadi, arus lalu lintas di ruas tol tetap terpantau lancar dengan kondisi cuaca cerah.
Barang bukti kendaraan telah dievakuasi dan dibawa ke kantor Unit Laka Polres Mojokerto Kota untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Pihak kepolisian dari Kepolisian Daerah Jawa Timur mengimbau para pengemudi, khususnya angkutan barang jarak jauh, agar memastikan kondisi fisik dalam keadaan prima sebelum berkendara.
Pengemudi juga diminta segera beristirahat apabila merasa lelah atau mengantuk guna mencegah kecelakaan serupa.(wah)




