Kemenag Siapkan 6.859 Masjid Jadi Rest Area Mudik Lebaran 2026

oleh -288 Dilihat
Oleh
Redaksi
Editor
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar (SinPo.id/ Dok. Kemenag)

KILASJATIM.COM, Jakarta – Kementerian Agama Republik Indonesia menyiapkan 6.859 masjid di seluruh Indonesia sebagai tempat singgah pemudik Lebaran 2026. Masjid-masjid tersebut akan difungsikan sebagai rest area mulai H-7 hingga H+7 Idulfitri dan dibuka 24 jam.

Menteri Agama Nasaruddin Umar mengatakan, program ini bertujuan menekan risiko kecelakaan akibat kelelahan saat arus mudik, terutama di jalur padat seperti Pantura, Trans Jawa, dan Trans Sumatra.

“Beristirahat sejenak bisa menyelamatkan nyawa. Kecelakaan sering terjadi karena pengemudi kelelahan atau mengantuk,” ujarnya yang dikutip, Selasa (24/2/2026).

Masjid yang terlibat akan menyediakan ruang istirahat, toilet bersih, air wudhu, air minum, pengisian daya ponsel gratis, serta area parkir aman tanpa biaya. Jika memungkinkan, juga disiapkan ruang laktasi.

Bagi pemudik yang menjalankan puasa, pengelola masjid diharapkan menyediakan takjil saat berbuka. Pada malam hari, minuman hangat juga dianjurkan tersedia untuk membantu pemudik memulihkan stamina sebelum melanjutkan perjalanan.

Masjid yang berpartisipasi akan diberi penanda khusus agar mudah dikenali pemudik.

Menag menekankan, masjid perlu mengambil peran sebagai ruang pelayanan publik terbuka bagi siapa pun, tanpa diskriminasi.

“Masjid harus menjadi rumah besar kemanusiaan dan mendukung kesuksesan manajemen mudik,” tegasnya.

Ia juga mendorong rumah ibadah lain, seperti gereja, dapat berperan sebagai ruang kemanusiaan yang terbuka bagi masyarakat.

Program ini diinisiasi Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam melalui kegiatan Ekspedisi Masjid Indonesia 2026.

Dengan dibukanya ribuan masjid sebagai rest area, pemerintah berharap arus mudik tahun ini lebih aman, tertib, dan minim risiko kecelakaan akibat kelelahan. (cit)

Baca Juga :  Puncak Mudik KA di Daop 8 Diprediksi 18 Maret, 24 Ribu Tiket Terjual

No More Posts Available.

No more pages to load.