Emil Minta Jalur Mudik Jatim Siap Total, dari Perbatasan hingga Desa

oleh -787 Dilihat
Oleh
Frizal
Reporter

KILASJATIM.COM, Surabaya – Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menegaskan kesiapan jalur mudik Lebaran di Jawa Timur tidak boleh setengah-setengah. Infrastruktur harus dipastikan layak mulai dari perbatasan antarprovinsi hingga jalan kabupaten dan akses menuju desa.

Penegasan itu disampaikan Emil saat dikonfirmasi, Selasa (24/2/2026). Ia mengingatkan lonjakan mobilitas pemudik tidak hanya terjadi di jalan nasional dan provinsi, tetapi juga menyebar ke jalur regional hingga tingkat kabupaten/kota.

“Kesiapan tidak hanya difokuskan pada jalur utama antarprovinsi, tetapi juga jalan regional hingga kabupaten. Semua harus aman dan layak dilalui,” ujarnya.

Selama ini, ruas antarprovinsi memang menjadi prioritas karena menjadi tulang punggung arus mudik. Perbaikan permukaan jalan, penambalan lubang, penguatan bahu jalan hingga pengamanan lalu lintas rutin dilakukan di jalur utama.

Namun Emil menekankan, tantangan justru muncul setelah pemudik keluar dari jalur utama dan masuk ke akses regional maupun kabupaten sebagai jalur akhir menuju kampung halaman.

“Kalau di titik ini ada kerusakan atau minim penerangan, itu bisa mengganggu keselamatan dan kenyamanan,” tegasnya.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur, lanjut Emil, memperkuat koordinasi dengan pemkab/pemkot, kepolisian, serta instansi terkait. Langkah yang dilakukan meliputi pemetaan titik rawan macet dan kecelakaan, percepatan perbaikan jalan berlubang, serta optimalisasi rambu dan penerangan jalan.

Selain infrastruktur, pengaturan lalu lintas dan kesiapan personel juga menjadi perhatian. Emil berharap seluruh pemangku kepentingan bergerak lebih awal agar potensi gangguan saat arus mudik dapat ditekan.

“Kita ingin masyarakat merasa aman sejak memasuki perbatasan Jawa Timur sampai tiba di rumah,” pungkasnya. (FRI) 

Baca Juga :  Dinilai Sukses Kembangkan Pariwisata, Banyuwangi Raih Trisakti Tourism Award