KILASJATIM.COM, Kediri – Persik Kediri harus mengakui keunggulan tim tamu Bhayangkara FC dengan skor tipis 3-4 dalam laga lanjutan Super League 2025/2026 di Stadion Brawijaya, Kota Kediri, Jawa Timur, Jumat malam.
Tiga gol Persik masing-masing dicetak Kiko Carneiro (33’), Jose Enrique Rodriguez (51’), dan Ernezto Gomez (64’). Sementara empat gol Bhayangkara FC disumbang Slaviko Damjanovic (6’), Nehar Sadiki (38’), Jean Befolo Mbarga (59’), dan Bernard Doumbia (87’).
Sejak peluit babak pertama dibunyikan, kedua tim langsung bermain terbuka. Namun, Persik justru dikejutkan gol cepat Bhayangkara FC pada menit ke-6. Berawal dari tendangan bebas yang menimbulkan kemelut di kotak penalti, sundulan Slaviko Damjanovic sukses menjebol gawang tuan rumah dan mengubah skor menjadi 0-1.
Tertinggal satu gol membuat Macan Putih bangkit. Pada menit ke-33, Kiko Carneiro melepaskan tendangan jarak jauh yang tak mampu dibendung kiper lawan. Skor pun berubah menjadi 1-1.
Namun, Bhayangkara kembali unggul pada menit ke-38 melalui Nehar Sadiki yang memaksimalkan umpan Ryo Matsumura. Skor 2-1 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, tempo pertandingan semakin meningkat. Empat menit setelah kick-off babak kedua, Jose Enrique Rodriguez berhasil memanfaatkan bola rebound untuk menyamakan skor menjadi 2-2.
Bhayangkara FC tak tinggal diam. Pada menit ke-59, Jean Befolo Mbarga mencetak gol usai memanfaatkan bola lepas dari Ezra Walian dan membawa tim tamu kembali unggul 3-2.
Persik kembali menyamakan kedudukan pada menit ke-64 lewat Ernezto Gomez yang memanfaatkan umpan Adrian Luna. Skor berubah menjadi 3-3 dalam laga yang diguyur hujan deras tersebut.
Petaka bagi Persik datang di penghujung laga. Pada menit ke-87, Bernard Doumbia sukses merobek gawang Persik setelah menerima umpan dari Sidibe. Gol tersebut memastikan Bhayangkara unggul 4-3.
Situasi makin sulit bagi tuan rumah setelah Kiko Carneiro diganjar kartu merah oleh wasit. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 4-3 untuk kemenangan Bhayangkara FC tetap bertahan.
Dengan hasil ini, Persik Kediri berada di peringkat ke-12 klasemen sementara dengan 26 poin. Sementara Bhayangkara FC naik ke posisi ke-8 dengan koleksi 32 poin.
Pelatih Persik Kediri, Marcos Reina, mengaku tetap mengapresiasi semangat juang para pemainnya yang mampu bangkit setiap kali tertinggal.
“Saya senang melihat bagaimana tim bisa kembali setelah tertinggal dan berusaha meraih kemenangan. Namun, kami kebobolan gol-gol yang terlalu mudah, ini menjadi perhatian utama,” ujarnya.
Ia menegaskan evaluasi akan dilakukan secara menyeluruh, terutama setelah kartu merah yang diterima Kiko.
“Ini bukan masalah siapa yang hilang di posisi mana, tapi secara keseluruhan adalah masalah satu tim. Kami harus bertahan lebih baik lagi,” kata Marcos.(rud)




