Dishub Jatim Siapkan Mudik Lebaran 2026 Lebih Awal, Antisipasi Nyepi dan Lonjakan 7,7 Juta Penumpang

oleh -504 Dilihat
Oleh
Frizal
Reporter
Ilustrasi Terminal Purabaya (Foto: Frizal/kilasjatim)

KILASJATIM.COM, Surabaya – Dinas Perhubungan Jawa Timur memulai persiapan angkutan mudik Lebaran 2026 lebih awal. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang sekaligus dampak penutupan Pelabuhan Ketapang saat Hari Raya Nyepi.

Kepala Dinas Perhubungan Jawa Timur Nyono mengatakan masa angkutan Lebaran ditetapkan selama 16–17 hari, mulai 17 hingga 31 Maret 2026. Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 17–18 Maret.

“Kami harus berkoordinasi lebih awal dengan Kementerian Perhubungan dan seluruh stakeholder karena waktunya berdekatan dengan Nyepi,” ujar Nyono di Gedung Negara Grahadi, Jumat (20/2/2026).

Perhatian khusus diberikan pada jalur penyeberangan Ketapang–Gilimanuk. Pelabuhan Ketapang akan ditutup pada 18 Maret menjelang Nyepi pada 19 Maret 2026. Kondisi ini berpotensi memicu penumpukan kendaraan di Banyuwangi.

Dishub Jatim telah memetakan sejumlah kantong parkir di sekitar Ketapang untuk mencegah kemacetan. Pengelolaan parkir, kata Nyono, bergantung pada kepemilikan lahan.

“Kalau milik BUMDes dikelola BUMDes, kalau swasta ya swasta. Untuk Terminal Sri Tanjung diupayakan gratis, tapi tetap menyesuaikan pengelola lahan,” jelasnya.

Ia menegaskan pemerintah provinsi tidak memiliki kewenangan langsung dalam penentuan tarif parkir di lahan non-pemprov.

Secara nasional, jumlah pemudik diperkirakan menembus 100 juta orang. Di Jawa Timur, pergerakan penumpang angkutan umum diprediksi mencapai 7,7 juta orang, naik sekitar 5 persen dibanding tahun lalu.

Rinciannya:

  • Kereta api: 2,92 juta penumpang
  • Bus: 2,67 juta penumpang
  • Penyeberangan: 1,23 juta penumpang
  • Pesawat: 756 ribu penumpang
  • Kapal laut: 150 ribu penumpang

Untuk mengakomodasi lonjakan tersebut, Dishub Jatim menyiapkan 6.637 unit bus, 148 rangkaian kereta api, 302 pesawat, 55 kapal laut, dan 71 kapal penyeberangan.

Pemantauan kendaraan pribadi juga diperkuat melalui kamera berbasis Artificial Intelligence (AI) di perbatasan Jawa Tengah–Jawa Timur dan Bali–Jawa Timur.

Baca Juga :  Animo Tinggi, BI Perpanjang Jadwal Tukar Uang

Data sementara menunjukkan kendaraan yang masuk ke wilayah Surabaya Raya melalui jalur arteri non-tol mencapai sekitar 251 ribu kendaraan per hari. Sementara arus keluar-masuk Jawa Timur melalui jalur arteri tercatat sekitar 33 ribu kendaraan per hari.

Selain Ketapang, perhatian juga diberikan pada Pelabuhan Jangkar, Situbondo, yang diperkirakan mengalami lonjakan saat Nyepi. Saat ini tersedia dua kapal tujuan Bawean dan satu kapal menuju Gili Iyang.

Pemprov Jatim mengusulkan tambahan tiga kapal berkapasitas minimal 250 penumpang per kapal atau sekitar 750 penumpang per hari selama masa Lebaran. Selain itu, disiapkan enam kali pelayaran laut gratis mulai 8 Maret dengan total kapasitas sekitar 3.000 penumpang.

Di sektor darat, program mudik gratis menyediakan 200 bus yang terdiri dari 25 bus AKAP, 100 bus AKDP, dan 75 bus dukungan stakeholder. Total kapasitas mencapai sekitar 8.000 penumpang.

Dengan tambahan kuota angkutan laut gratis 3.000 penumpang, total sekitar 11.000 pemudik akan difasilitasi tahun ini.

Dishub Jatim juga menyiapkan pengangkutan 200 unit sepeda motor ke sejumlah daerah tujuan seperti Madiun, Ponorogo, Magetan, Tulungagung, Jember, dan Banyuwangi. Skemanya, pemudik diberangkatkan dengan bus, sementara motor diangkut menggunakan truk untuk menekan risiko kecelakaan yang didominasi kendaraan roda dua.

Menurut Nyono, program mudik gratis tahun sebelumnya mampu menekan angka kecelakaan hingga 3–5 persen selama masa angkutan Lebaran.

Pendaftaran mudik gratis dibuka secara online pada 2–5 Maret 2026 dan offline mulai 8 Maret. Untuk angkutan laut, pendaftaran dilakukan melalui situs resmi Pemprov Jatim sebelum 8 Maret dengan kuota 3.000 orang.

Persiapan lebih dini ini diharapkan mampu menjaga kelancaran arus mudik sekaligus meminimalkan potensi kemacetan dan kecelakaan selama periode Lebaran 2026. (FRI)

No More Posts Available.

No more pages to load.