UT Surabaya Bekali 5.000 Mahasiswa Baru Strategi Lulus Tepat Waktu

oleh -477 Dilihat

KILASJATIM.COM, Surabaya – Universitas Terbuka (UT) Surabaya memperkuat pendampingan bagi sekitar 5.000 mahasiswa baru agar mampu menyelesaikan studi jarak jauh tepat waktu. Penguatan dilakukan melalui Layanan Pendukung Kesuksesan Belajar Jarak Jauh (LPKBJJ) dan Orientasi Studi Mahasiswa Baru (OSMB) yang digelar daring dan luring.

Direktur UT Surabaya, Suparti, mengatakan OSMB tahap kedua diikuti sekitar 4.000 mahasiswa secara daring dan 650 mahasiswa secara luring. Sebelumnya, pada tahap pertama terdapat 725 mahasiswa yang mengikuti secara luring. “Alhamdulillah OSMB tahap kedua ini diikuti sekitar 4.000 mahasiswa secara online dan 650 mahasiswa secara offline. Sebelumnya pada tahap pertama ada 725 mahasiswa yang mengikuti secara luring, sehingga total peserta mencapai sekitar 5.000-an mahasiswa baru semester ini,” ujarnya.

Menurut Suparti, pembekalan tersebut dirancang untuk membantu mahasiswa memahami sistem pembelajaran jarak jauh sekaligus membekali strategi belajar efektif.
Pada hari pertama, mahasiswa mendapatkan orientasi terkait sistem pembelajaran, layanan akademik, hingga mekanisme ujian. Selanjutnya, mereka mengikuti pelatihan keterampilan belajar jarak jauh, workshop tugas, serta klinik ujian. “Mahasiswa juga dilatih menyusun rencana belajar secara terstruktur. Mereka diajak mengatur waktu belajar dari Senin hingga Minggu sesuai aktivitas kerja atau kesibukan masing-masing,” jelasnya.

Selain manajemen waktu, mahasiswa juga dibekali teknik membaca efektif untuk memahami modul pembelajaran yang tebal. Mereka diajarkan membuat catatan ringkas agar lebih siap menghadapi ujian. “Setelah membaca, mereka diajarkan membuat catatan pembelajaran sehingga saat menghadapi ujian tidak perlu membuka modul kembali, cukup menggunakan catatan yang sudah disusun,” tambah Suparti.

Ia mengungkapkan, tingkat kelulusan tepat waktu mahasiswa UT Surabaya saat ini berkisar 60 persen. Tantangan terbesar berasal dari kemampuan mengatur waktu, mengingat mayoritas mahasiswa merupakan pekerja aktif. “Sebagian besar mahasiswa UT adalah pekerja, sehingga tantangan utamanya adalah manajemen waktu. Karena itu sejak awal kami bantu mereka merencanakan jadwal belajar yang realistis sesuai aktivitas harian,” katanya.

Baca Juga :  Wirausaha Muda Mandri 2018 Ciptakan Pengusaha-Pengusaha Baru

Guna mendukung proses tersebut, UT Surabaya juga menyediakan layanan konsultasi akademik dengan dosen sesuai bidang studi. Suparti menegaskan pendampingan intensif ini menjadi komitmen kampus dalam memastikan mahasiswa mampu beradaptasi dan menyelesaikan studi secara optimal. “Kami berupaya mendampingi mahasiswa sejak awal, mulai dari perencanaan belajar hingga pelaksanaan ujian, agar mereka dapat menyelesaikan studi dengan baik dan tepat waktu,” pungkas Suparti.(tok)

No More Posts Available.

No more pages to load.