Semarak HPN 2026, PWI Jatim Gandeng PMI Surabaya Gelar Donor Darah

oleh -640 Dilihat

KILASJATIM.COM, Surabaya – Kegiatan donor darah dalam rangka Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia Jawa Timur (PWI Jatim) bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia Kota Surabaya berlangsung sukses dan penuh semangat, Sabtu (14/2/2026), di Gedung PWI Jatim.

Sejak pukul 07.30 WIB, tim medis PMI Kota Surabaya sudah bersiap melakukan pelayanan. Kegiatan resmi dimulai pukul 08.00 WIB dengan melibatkan 10 tim medis yang dipimpin dr. Evelyn dari Unit Donor Darah (UDD) PMI Kota Surabaya. Para peserta terlebih dahulu menjalani proses pendaftaran dan pemeriksaan kesehatan sebelum dinyatakan lolos untuk mendonorkan darahnya.

Suasana kegiatan berlangsung semarak. Di pintu masuk sebelah selatan gedung, panitia menyediakan tenda dan kursi antrean bagi peserta. Mereka dihibur oleh penampilan artis penyanyi Kota Surabaya yang membawakan sejumlah lagu, sehingga suasana donor darah terasa hangat dan penuh kebersamaan.

Ketua PWI Jatim, Lutfil Hakim, bersama pengurus Pusat PWI, Erwin Muhammad, turut memeriahkan acara dengan menyumbangkan lagu dan berduet bersama artis Surabaya. Sekitar pukul 12.00 WIB, pendaftaran dan kegiatan donor resmi ditutup.

Selanjutnya, seluruh tim medis bersama pengurus PWI Jatim dan hadirin menuju ruang pertemuan untuk melakukan pemotongan tumpeng bertuliskan “Selamat HPN 2026” PWI Jatim.

“Mudah-mudahan apa yang kita lakukan ini mendapatkan berkah dari Allah SWT,” ujar Lutfil Hakim.

Kepada wartawan di sela kegiatan, Lutfil mengapresiasi partisipasi seluruh peserta. Ia menegaskan bahwa donor darah merupakan wujud nyata pengabdian wartawan kepada masyarakat.

“Ini bentuk wujud nyata pengabdian wartawan dan keluarganya untuk kemanusiaan. Jadi, tidak hanya tulisan atau pemberitaan,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan donor darah PWI Jatim telah rutin dilaksanakan lebih dari sepuluh tahun. Pesertanya tidak hanya wartawan, tetapi juga mitra terkait seperti kepolisian, TNI, dan unsur lainnya.

Baca Juga :  Seorang Pemuda Diamankan usai Rampas Ponsel Anggota BPBD Surabaya

Lutfil juga menyampaikan terima kasih kepada PMI Kota Surabaya serta seluruh pihak yang mendukung, termasuk Yayasan Wings Peduli yang memberikan bingkisan kepada peserta donor.

Sementara itu, salah satu peserta donor, Syaiful Anam, mengaku sangat terkesan karena baru pertama kali berhasil mendonorkan darahnya.

“Karena seumur hidup baru kali ini bisa donor. Sebelumnya ingin donor tapi ditolak karena HB rendah,” ujarnya sambil tersenyum.

Menurut penjelasan dokter, kadar HB rendah biasanya disebabkan kelelahan, kurang minum air putih, terlalu sering mengonsumsi kopi, dan kebiasaan merokok. Syaiful pun mengakui, profesi jurnalis kerap membuat waktu istirahat terabaikan.

“Mestinya sesuai saran dokter, sebelum donor harus istirahat yang cukup hingga badan fit,” tambahnya.

Bagi Syaiful, donor darah merupakan bentuk amal ikhlas yang manfaatnya sangat besar bagi sesama.

“Mereka yang tertolong dengan sumbangan darah kita, bahkan yang diselamatkan jiwanya, tidak dapat berterimakasih secara langsung. Tapi Allah Maha Mengetahui, semoga mendapat balasan dari-Nya,” pungkasnya.(pur)

No More Posts Available.

No more pages to load.