KILASJATIM.COM, Gresik – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyapa para pencari kerja yang tengah mengikuti proses rekrutmen dan wawancara di Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Gresik, Selasa (10/2/2026). Ratusan pelamar mengikuti tahapan seleksi dari tiga perusahaan yang membuka lowongan melalui fasilitasi Disnaker Gresik.
Tiga perusahaan tersebut yakni PT Geabh Joint Technologi dengan 239 pelamar, PT Keramik Diamond Indonesia sebanyak 178 pelamar, serta Mitra Tata Kerja dengan 73 pelamar. Secara keseluruhan tersedia sekitar 300 lowongan kerja untuk berbagai posisi, mulai dari operator, teknisi, mekanik hingga level pengawas dan kepala unit.
Seluruh pelamar telah mendaftar secara daring melalui laman Gresik Kerja, platform layanan ketenagakerjaan yang dikembangkan Disnaker Gresik. Platform ini dirancang untuk memudahkan akses informasi lowongan sekaligus memastikan proses rekrutmen berlangsung terbuka dan terfasilitasi dengan baik.
Di sela kunjungannya, Bupati Yani berdialog dengan para pencari kerja dan memberikan motivasi agar tetap optimistis dalam mengikuti setiap tahapan seleksi. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada perusahaan yang telah membuka kesempatan kerja bagi masyarakat Gresik.
“Pemkab Gresik akan terus memfasilitasi masyarakat, mulai dari penyediaan informasi lowongan kerja yang transparan dan mudah diakses, hingga berbagai pelatihan kerja yang relevan dengan kebutuhan industri. Harapannya, masyarakat Gresik semakin siap dan percaya diri menghadapi dunia kerja,” kata Bupati Yani melalui keterangan tertulisnya, Rabu (11/2/2026).
Salah satu pelamar, Ahmad Siroj At Tamami (23), warga Desa Sukomulyo, mengaku baru pertama kali mengikuti wawancara kerja yang difasilitasi Disnaker Gresik. Ia mengapresiasi kemudahan layanan digital yang disediakan pemerintah daerah.
“Saya pertama kali ikut interview di Disnaker. Daftarnya lewat website Gresik Kerja, sama sekali tidak ada kesulitan dan sangat usable,” ujarnya.
Melalui program tersebut, Pemkab Gresik berharap angka pengangguran dapat ditekan sekaligus meningkatkan kesiapan tenaga kerja lokal agar mampu bersaing di dunia industri.




