Pemerintah Targetkan Ekonomi Q1 2026 Tumbuh 5,6%, Belanja Dipercepat

oleh -307 Dilihat
oleh
Ilustrasi. (foto: dok Kemenkeu)

KILASJATIM.COM, Jakarta – Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi kuartal I-2026 mencapai 5,6% secara tahunan (year on year/yoy). Angka ini sedikit lebih tinggi dari baseline awal 5,5%.

Wakil Menteri Keuangan Juda Agung mengatakan, akselerasi pertumbuhan akan ditempuh melalui percepatan belanja pemerintah pada awal tahun.

“Baseline kuartal I di 5,5%. Kita dorong ke 5,6% dengan pengeluaran yang bisa dipercepat di kuartal I,” ujar Juda di Jakarta, Selasa (10/2/2026).

Langkah ini menjadi krusial mengingat pada kuartal I-2025, ekonomi hanya tumbuh 4,87% akibat tertahannya belanja pemerintah.

Juda menjelaskan, belanja yang dipercepat antara lain bantuan sosial (bansos) dan sejumlah program perlindungan sosial. Kebijakan tersebut diarahkan untuk menopang konsumsi rumah tangga sebagai motor utama pertumbuhan.

“Program perlinsos yang bisa dilakukan di kuartal I akan segera kita realisasikan,” katanya.

Tambahan 0,1% dari baseline dinilai realistis jika belanja pemerintah dapat mengalir lebih cepat pada awal tahun.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pemerintah juga menjaga daya beli dengan tidak menaikkan tarif pajak.

“Pajak belum akan saya naikkan. Kita ingin memperbaiki daya beli, bukan memperburuk,” ujarnya pekan lalu.

Selain memastikan belanja kementerian/lembaga tepat waktu, pemerintah juga menyiapkan insentif selama Ramadan dan Lebaran yang jatuh pada kuartal I-2026.

Dengan kombinasi percepatan belanja dan stimulus konsumsi, pemerintah berharap pertumbuhan awal tahun dapat menjadi fondasi kuat bagi kinerja ekonomi sepanjang 2026. (cit)

Baca Juga :  Harga Emas Hari Ini Bertahan di Rp 1.965.000/Gram

No More Posts Available.

No more pages to load.