Lion Parcel Perkuat Jaringan Agen Jatim Jelang Ramadan

oleh -517 Dilihat
Chief Marketing Officer Lion Parcel Kenny Kwanto menyampaikan strategi penguatan jaringan agen dan kesiapan layanan Lion Parcel menjelang Ramadan 2026, seiring perayaan 13 tahun perjalanan perusahaan di Surabaya, Selasa (10/2/2026).

KILASJATIM.COM, Surabaya – Lion Parcel memperkuat jaringan layanan dan keagenan di Jawa Timur, khususnya Surabaya, seiring 13 tahun operasional perusahaan dan persiapan menghadapi lonjakan pengiriman menjelang Ramadan 2026. Penguatan ini dibarengi dengan peluncuran promo 13.13 untuk pelanggan.

Chief Marketing Officer Lion Parcel Kenny Kwanto mengatakan, selama 13 tahun terakhir Lion Parcel fokus memperluas jangkauan layanan dan memperkuat infrastruktur pengiriman. Saat ini, Lion Parcel telah menjangkau sekitar 98 persen wilayah domestik serta melayani pengiriman ke lebih dari 50 negara, termasuk melalui cabang operasional di Malaysia.

Surabaya menjadi salah satu kota penting dalam jaringan Lion Parcel. Selain mencatat volume pengiriman tinggi, kota ini berperan sebagai hub distribusi ke wilayah Indonesia Timur seperti Makassar dan Balikpapan. Sepanjang 2025, pengiriman dari Surabaya didominasi komoditas fashion, dokumen, spare part, dan kebutuhan pribadi. Tujuan pengiriman terbanyak adalah Jakarta, Kalimantan, serta sejumlah wilayah di Indonesia Timur. Secara nasional, fashion menjadi komoditas dengan volume pengiriman tertinggi.

Untuk melayani kebutuhan tersebut, Lion Parcel menawarkan tarif pengiriman yang terjangkau di Surabaya, mulai dari Rp6.000. Pada perayaan ulang tahun ke-13, perusahaan juga menghadirkan promo 13.13 berupa diskon 13 persen untuk transaksi melalui aplikasi Lion Parcel, dengan tarif promo mulai dari Rp13 ribu. Program ini sejalan dengan pertumbuhan pengguna aplikasi Lion Parcel yang tumbuh dua digit sepanjang 2025.

Sepanjang tahun lalu, Lion Parcel memperkuat infrastruktur operasional melalui penambahan dan peningkatan fasilitas hub. Sejumlah hub telah dilengkapi mesin X-ray berbasis kecerdasan buatan untuk membantu proses pemeriksaan dan penyortiran barang, khususnya pengiriman udara. Lion Parcel juga mengoperasikan fasilitas gudang di Halim yang dilengkapi sistem X-ray dan teknologi AI. Selain itu, perusahaan melakukan optimalisasi armada dan penambahan sumber daya manusia untuk menjaga kelancaran distribusi.

Baca Juga :  Pemerintah Berlakukan Insentif Harga Tiket Pesawat untuk Libur Nataru 2026

Penguatan jaringan keagenan juga dilakukan secara agresif, termasuk di Jawa Timur. Jumlah agen Lion Parcel di wilayah ini tumbuh sekitar 20 persen sepanjang 2025. Dari jumlah tersebut, sekitar 12 agen dengan kapasitas ruang lebih besar ditingkatkan fungsinya menjadi semi hub guna mendukung distribusi lokal. Saat ini, Lion Parcel mengoperasikan sekitar 260 hub di seluruh Indonesia.

Menjelang Ramadan 2026, Lion Parcel memperkirakan kenaikan volume pengiriman sekitar 30 persen, mengacu pada tren tahun sebelumnya. Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, perusahaan menyiapkan penambahan kapasitas gudang melalui pembukaan hub kecil, penambahan armada, serta penguatan sumber daya manusia seperti kurir dan tim sortir di kota-kota dengan volume tinggi, termasuk Surabaya. Dari sisi sistem, kapasitas teknologi dan cloud juga ditingkatkan.

Selain penguatan operasional, Lion Parcel juga menyiapkan layanan pelanggan agar tetap responsif selama periode puncak pengiriman. Tim layanan diperkuat untuk memastikan informasi pengiriman dapat diterima pelanggan secara cepat dan akurat.

“Kami ingin memastikan layanan tetap berjalan lancar saat permintaan pengiriman meningkat, terutama menjelang Ramadan,” kata Kenny. (SAG)

No More Posts Available.

No more pages to load.