HUT PWI ke-80, PWI Lamongan Gelar Bakti Sosial dan Pelayanan Publik

oleh -670 Dilihat

KILASJTIM.COM, Lamongan – Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2026 yang dirangkai dengan Hari Ulang Tahun (HUT) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) ke-80 di Kabupaten Lamongan diwarnai dengan berbagai kegiatan bakti sosial dan pelayanan publik untuk masyarakat. Kegiatan tersebut dipusatkan di Balai Desa Kedungkumpul, Kecamatan Sukorame, Kabupaten Lamongan, Senin (9/2/2026).

Beragam kegiatan sosial digelar untuk masyarakat. Puluhan anak mengikuti khitan massal hasil kerja sama dengan RSUD Ngimbang. Selain itu, puluhan bibit pohon dibagikan kepada warga melalui kerja sama dengan Cabang Dinas Kehutanan (CDK) Bojonegoro. PWI Lamongan juga menyalurkan ratusan paket bantuan sosial berupa sembako kepada warga Desa Kedungkumpul.

Tak hanya itu, PWI Lamongan juga menggandeng Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Lamongan untuk pelayanan administrasi kependudukan, seperti pengurusan KTP dan surat kematian. Pelayanan publik lainnya juga diberikan melalui kerja sama dengan Satlantas Polres Lamongan berupa layanan SIM dan STNK.

Kegiatan bakti sosial tersebut mendapat apresiasi langsung dari Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, yang turut hadir dalam acara tersebut. Menurutnya, kegiatan sosial yang dilakukan insan pers menjadi bukti nyata bahwa wartawan tidak hanya berperan menyampaikan informasi, tetapi juga hadir langsung di tengah masyarakat.

“Melalui bakti sosial ini, wartawan menjadi lebih dekat dengan masyarakat, lebih memahami kebutuhan masyarakat, sekaligus memberikan sesuatu yang berharga. Ini menunjukkan bahwa PWI dan wartawan Indonesia memiliki tugas yang mulia,” ujar Yuhronur Efendi.

Bupati yang akrab disapa Pak Yes itu menuturkan, tugas pers tidak hanya menyebarkan informasi, tetapi juga menyampaikan informasi yang baik, mencerahkan, serta mampu menjadi penyemangat, motivasi, dan inspirasi bagi masyarakat. Meski demikian, pers juga memiliki peran kritis sebagai bagian dari fungsi kontrol sosial.

Baca Juga :  MPP “Bondowoso Berkah” Resmi Diluncurkan, Wujud Nyata Pelayanan Publik Prima

“Kadang-kadang wartawan juga memberitakan hal-hal yang kritis. Itu penting agar kita bisa saling mengontrol dan mengetahui kekurangan. Namun pada dasarnya, hati nurani wartawan adalah memuliakan informasi demi kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.

Pemerintah Kabupaten Lamongan, lanjutnya, terus memberikan dukungan terhadap kepentingan wartawan dan dunia jurnalistik melalui kerja sama yang baik dengan media, guna membangun arus informasi yang sehat, akurat, dan mencerahkan.

“Kerja sama ini terus kita bina agar informasi yang disampaikan kepada masyarakat semakin berkualitas, sehingga masyarakat semakin semangat menatap masa depan yang lebih baik,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua PWI Lamongan, Kadam Mustoko, menyampaikan bahwa peringatan HPN 2026 dengan tema “Pers Hebat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat” menjadi momentum refleksi bagi insan pers, khususnya di tingkat daerah. Ia mengakui masih adanya stigma negatif terhadap profesi wartawan akibat ulah oknum yang mengatasnamakan pers.

“Ketika kita bicara pers hebat, kita harus jujur melihat realitas di lapangan. Di masyarakat, termasuk di Desa Kedungkumpul ini, nama wartawan sering tercoreng oleh oknum yang mengaku-ngaku sebagai wartawan,” katanya.

Ia menambahkan, masyarakat kerap menyamaratakan perilaku oknum tersebut dengan seluruh wartawan. Padahal, tidak semua yang mengaku wartawan menjalankan profesi jurnalistik secara profesional dan beretika.

“Wartawan Lamongan yang benar-benar tergabung di PWI jumlahnya sekitar 25 orang. Tidak semua yang sering datang ke balai desa atau sekolah-sekolahan itu wartawan PWI,” ujarnya.

Menurut Kadam, kondisi tersebut membuat wartawan yang profesional justru menjadi minor di mata masyarakat. Oleh karena itu, PWI Lamongan berupaya memperbaiki citra dan marwah pers melalui kegiatan nyata yang manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh warga.

Ia berharap, melalui kegiatan tersebut, masyarakat semakin memahami peran pers yang sesungguhnya serta kepercayaan publik terhadap wartawan yang bekerja sesuai kode etik jurnalistik semakin kuat.

Baca Juga :  PLN - Kantor Pertanahan Lamongan Sinergi Wujudkan Bangun Proyek SUTT

Di sisi lain, Kepala Desa Kedungkumpul, Angely Emitasari, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap kegiatan bakti sosial dan pelayanan publik yang digelar PWI Lamongan. Menurutnya, kehadiran insan pers di desa menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antara wartawan dan masyarakat.

“Kami dari Pemerintahan Desa Kedungkumpul sangat mendukung program ini. Harapan kami, kerja sama ini tidak berhenti sampai di sini, tetapi terus berlanjut demi memberikan edukasi dan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat,” kata Angely.

Sebelumnya, PWI Lamongan telah menggelar rangkaian kegiatan peringatan HPN 2026, di antaranya pengobatan mata gratis dan lomba senam kreasi. Puncak peringatan HPN akan ditutup dengan kontes lele Lamongan yang dijadwalkan berlangsung pada bulan Ramadan mendatang.(rud)

No More Posts Available.

No more pages to load.