Bernardo Tavares Bidik Sejarah, Persebaya dan Bali United Berebut Momentum

oleh -743 Dilihat
oleh
Foto: dok kilasjatim

KILASJATIM.COM, Surabaya – Persebaya Surabaya membawa misi khusus saat menantang Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Sabtu (7/2/2026) pukul 19.00 WIB. Tim Bajul Ijo ingin memutus tren buruk saat bermain di kandang Serdadu Tridatu.

Sejak 2022, Persebaya selalu kalah dalam empat lawatan terakhir ke markas Bali United. Pelatih Bernardo Tavares berharap catatan itu bisa dihentikan.

“Kami berharap bisa mengubah sejarah. Kami harus bermain sangat bagus,” ujar Tavares dalam jumpa pers jelang laga yang dikutip hari ini.

Momentum sebenarnya berpihak pada Persebaya. Mereka tak terkalahkan dalam 12 pertandingan terakhir. Dalam tiga laga di bawah racikan Tavares, Persebaya meraih dua kemenangan dan satu hasil imbang. Pada putaran pertama, Persebaya bahkan menang telak 5-2 atas Bali United di Surabaya.

Namun, kondisi skuad tak sepenuhnya ideal. Kapten Bruno Moreira dan Milos Raickovic absen karena akumulasi kartu kuning. Striker Bruno Paraiba juga masih diragukan tampil akibat cedera. Selain itu, waktu istirahat Persebaya dua hari lebih singkat dibanding tuan rumah.

Meski begitu, gelandang asing Francisco Rivera menegaskan tim tetap siap. “Kami tahu Bali tim bagus dengan transisi cepat. Tapi kami sudah bekerja keras dan siap meraih tiga poin,” katanya.

Saat ini Persebaya berada di peringkat enam klasemen sementara dan membutuhkan tambahan poin untuk menjaga posisi serta mendekati papan atas.

Di sisi lain, Bali United juga dalam tekanan. Kekalahan 2-3 dari Persik Kediri pekan lalu menghentikan tren positif mereka. Tim asuhan Johnny Jansen kini tertahan di posisi kedelapan dengan 28 poin.

Kapten Bali United Ricky Fajrin meminta rekan-rekannya segera bangkit. “Kami belajar dari kesalahan dan ingin memberikan yang terbaik di laga ini,” ujarnya.

Baca Juga :  34 Ribu Peserta Deklarasikan Perlindungan Anak di Ruang Digital di Jatim

Musim ini, Bali United justru lebih konsisten saat tandang dibanding bermain di kandang sendiri. Laga melawan Persebaya menjadi ujian penting untuk memperbaiki rekor di Dipta sekaligus menjaga asa naik di klasemen.

Pertemuan dua tim dengan ambisi berbeda ini diprediksi berlangsung ketat. Persebaya datang dengan kepercayaan diri tinggi, sementara Bali United mengandalkan dukungan publik Gianyar untuk kembali ke jalur kemenangan. (cit)