Pada laga ini, pelatih Gresik Phonska, Allesandro Lodi, mengistirahatkan Oleksandra Bytsenko yang tengah sakit. Sebagai gantinya, Putri Agustin dipercaya mengisi posisi outside hitter untuk mendampingi Anne Mitchem, Mediyoku, Shella Bernadetha, Geofanny Eka, dan Arneta Putri.
Dengan komposisi tersebut, Gresik Phonska tampil dominan sejak set pertama. Variasi serangan cepat dan permainan solid membuat pertahanan Medan Falcons kesulitan mengembangkan permainan. Kemenangan ini sekaligus memperpanjang catatan positif Gresik Phonska menjadi tujuh kemenangan beruntun.
Meski demikian, Lodi menegaskan hasil positif tersebut tidak membuat timnya berpuas diri. Menurutnya, masih terdapat sejumlah kelemahan yang harus terus dibenahi demi mencapai target lolos ke final four.
“Tujuan kami adalah final four dan itu harus dijalani satu laga demi satu laga. Kami harus terus fokus dan bermain lebih baik lagi di pertandingan berikutnya,” ujar Lodi usai laga.
Sementara itu, pelatih Medan Falcons, Marcos Sugiyama, menilai penampilan anak asuhnya mengalami peningkatan dibandingkan saat kalah dari Jakarta Pertamina Enduro pada pertandingan sebelumnya. Ia mengapresiasi keberanian para pemain muda Falcons yang mampu tampil tanpa beban menghadapi tim yang lebih berpengalaman.
“Saya sudah bicara dengan pemain soal taktik dan strategi, juga membenahi kesalahan-kesalahan. Secara permainan sudah lebih baik, hanya memang ada beberapa momen yang lepas sehingga kami kehilangan poin,” kata Marcos.
Ia juga menyoroti penampilan salah satu pemain muda Falcons, Khanza Putri, yang baru berusia 15 tahun namun mampu tampil berani di lapangan. “Usianya masih sangat muda, tetapi dia tidak canggung menghadapi lawan yang lebih senior. Itu patut diapresiasi,” tambahnya.
Dengan hasil tersebut, Gresik Phonska kini hanya membutuhkan dua kemenangan lagi dari lima laga tersisa untuk mengamankan tiket ke final four putaran kedua Proliga 2026. Sementara itu, Medan Falcons sebagai tim pendatang baru masih belum meraih kemenangan hingga awal putaran kedua kompetisi.(dra)




