Hujan Angin Landa Bondowoso, Rumah Rusak dan Pohon Tumbang

oleh -937 Dilihat

KILASJATIM.COM, Bondowoso – Hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah selatan Kabupaten Bondowoso pada Jumat, 30 Januari 2026, sore. Peristiwa ini menyebabkan belasan pohon tumbang, kerusakan atap rumah warga, serta longsornya jembatan di sejumlah desa.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bondowoso mencatat 12 pohon tumbang dan dua rumah rusak di Desa Pakuniran, Kecamatan Maesan. Sementara itu, sembilan rumah di Desa Sumberanyar, Kecamatan Maesan, juga terdampak cuaca ekstrem tersebut.

Selain itu, jembatan di Desa Sumberpandan, Kecamatan Grujugan, dilaporkan mengalami longsor pada salah satu sisi bagian bawah, sempat mengganggu akses masyarakat setempat.

Kepala Desa Pakuniran, Imam Nawawi, mengatakan hujan deras mulai turun sekitar pukul 13.30 WIB selama kurang lebih satu jam. “Sejak jam 14.00 WIB, hujan sama anginnya,” kata Imam, yang menambahkan beberapa rumah warga mengalami kerusakan atap akibat pohon tumbang dan angin kencang.

Kepala Bidang Pencegahan, Kesiapsiagaan, dan Kedaruratan (PK2) BPBD Bondowoso, Yuliono Triandana, menjelaskan satu rumah di Desa Pakuniran tertimpa pohon tumbang, beberapa tiang listrik roboh menimpa warung, dan satu tiang listrik patah di Kecamatan Grujugan. “Ada yang juga terkena jaringan kabel, termasuk tiang di Desa Sumberpandan,” ujarnya.

Yuliono memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Tim BPBD bersama TNI, Polri, dan masyarakat telah melakukan evakuasi pohon tumbang dan asesmen di lokasi terdampak. “Kita sudah tangani belasan pohon tumbang,” katanya.

BPBD Bondowoso mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan karena cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi berdasarkan prakiraan BMKG. Puluhan personel BPBD disiagakan dalam tiga tim selama 24 jam, yang terdiri dari Tim Reaksi Cepat (TRC) dan Pusat Kendali Operasi (Pusdalops).(wan)

No More Posts Available.

No more pages to load.