KILASJATIM.COM, Bondowoso – Upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Bondowoso terus diperkuat. Salah satunya melalui pengadaan fasilitas Catheterization Laboratory (Cathlab) di RSUD dr. H. Koesnadi (RSDK) yang diperoleh melalui Program SIHREN Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kehadiran alat berteknologi tinggi tersebut menjadi langkah strategis dalam pengembangan layanan penyakit jantung di rumah sakit daerah. Nantinya, masyarakat yang membutuhkan pemeriksaan maupun tindakan intervensi jantung tidak lagi harus dirujuk ke rumah sakit di luar Bondowoso sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan efisien.
Direktur RSUD dr. H. Koesnadi Bondowoso, dr. Yus Priyatna Adryanto, Sp.P., FISR, mengatakan bantuan Cathlab merupakan bentuk komitmen pemerintah pusat dalam memperluas akses pelayanan kesehatan spesialistik hingga ke daerah.
Menurutnya, RSDK telah menyiapkan berbagai kebutuhan agar fasilitas tersebut dapat segera dimanfaatkan, mulai dari kesiapan tenaga medis, sarana pendukung, hingga tahapan operasional sesuai standar pelayanan rumah sakit.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Presiden Republik Indonesia dan Kementerian Kesehatan atas kepercayaan yang diberikan kepada RSUD dr. H. Koesnadi melalui Program SIHREN. Kehadiran Cathlab menjadi awal pengembangan layanan jantung yang lebih lengkap di Bondowoso. Kami akan terus meningkatkan kualitas pelayanan agar masyarakat memperoleh akses kesehatan yang modern, cepat, dan berkualitas,” ujar dr. Yus.
Ia menjelaskan, keberadaan Cathlab akan memperkuat posisi RSDK sebagai rumah sakit rujukan di Bondowoso sekaligus meningkatkan kemampuan tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan penyakit jantung sesuai perkembangan teknologi medis.
Selama ini, penyakit jantung masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi sehingga membutuhkan penanganan yang cepat serta didukung fasilitas yang memadai. Dengan tersedianya Cathlab, proses diagnosis hingga tindakan medis diharapkan dapat dilakukan lebih optimal, sehingga peluang keberhasilan terapi semakin besar.
Tak hanya berfokus pada layanan jantung, pengoperasian Cathlab juga menjadi bagian dari pengembangan pelayanan kesehatan yang terintegrasi di RSDK. Rumah sakit akan terus memperkuat kompetensi sumber daya manusia, memanfaatkan teknologi medis terbaru, serta mengedepankan mutu pelayanan dan keselamatan pasien.
Selain memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Bondowoso, peningkatan fasilitas ini juga mendukung program transformasi sistem kesehatan nasional yang terus didorong Kementerian Kesehatan. Evaluasi dan pengembangan layanan akan dilakukan secara berkelanjutan agar kualitas pelayanan tetap terjaga.
Melalui dukungan pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh tenaga kesehatan, RSDK optimistis mampu menjadi pusat layanan kesehatan rujukan yang semakin maju di kawasan Tapal Kuda. Hadirnya Cathlab diharapkan menjadi harapan baru bagi masyarakat untuk memperoleh pelayanan jantung yang cepat, berkualitas, dan mudah dijangkau tanpa harus bepergian ke luar daerah.Bila diinginkan.(wan)
