Pemkab Sidoarjo Percepat Perbaikan Infrastruktur Jelang Lebaran

oleh -796 Dilihat

KILASJATIM.COM, Sidoarjo – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo mempercepat perbaikan infrastruktur menjelang Hari Raya Idulfitri tahun ini. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kenyamanan masyarakat sekaligus mendukung kelancaran arus mudik Lebaran.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, Bupati Sidoarjo Subandi menyerahkan bantuan mobil pikap dan alat pemadat aspal (stamper) kepada kecamatan. Sebanyak 18 kecamatan menerima bantuan tersebut guna mendukung percepatan penanganan jalan rusak di wilayah masing-masing.

Bantuan sarana ini merupakan bagian dari penguatan Program Pagu Indikatif Wilayah Kecamatan (PIWK). Program tersebut difokuskan pada penanganan jalan rusak menjelang meningkatnya mobilitas masyarakat saat Lebaran.

Subandi menegaskan, melalui PIWK pemerintah daerah menargetkan tidak ada lagi jalan berlubang di Kabupaten Sidoarjo sebelum Hari Raya Idulfitri. Menurutnya, pembagian peran yang jelas antara organisasi perangkat daerah (OPD) dan kecamatan menjadi kunci percepatan penanganan infrastruktur.

“PIWK itu sebelum Lebaran, tidak ada jalan berlubang di Kabupaten Sidoarjo. Ini kita petakan, mana yang menjadi urusan PU dan mana yang bisa ditangani kecamatan. Kalau urusan PU menggunakan skema sewa kelola, sementara kecamatan menggunakan PIWK. Ketika jalan kampung rusak, bisa segera dipetakan dan ditangani,” ujar Subandi, Kamis (29/1/2026).

Ia menjelaskan, penyerahan mobil pikap dan stamper tersebut bertujuan melengkapi sarana perbaikan jalan di tingkat kecamatan. Dengan dukungan peralatan tersebut, kecamatan tidak perlu menunggu proses panjang dari tingkat kabupaten untuk melakukan perbaikan.

“Teknisnya nanti dikerjakan oleh kecamatan masing-masing karena sudah kita lengkapi kendaraan mobil dan stamper. Yang menangani adalah kasi pembangunan di kecamatan. Tujuannya agar fungsi kasi pembangunan benar-benar mampu mengelola dan membangun di wilayahnya sendiri,” tegasnya.

Menurut Subandi, kecamatan kini memiliki peran strategis dalam menjaga kualitas infrastruktur wilayah. Program PIWK sendiri merupakan skema alokasi anggaran pembangunan yang dibagi merata ke seluruh kecamatan dan dirancang untuk mempercepat penanganan jalan rusak serta infrastruktur skala kecil.

Baca Juga :  PHK Capai 79.302 Orang hingga November 2025, Jawa Barat Tertinggi

Program PIWK diterapkan di 18 kecamatan yang tersebar di Kabupaten Sidoarjo dengan fokus utama pada perbaikan jalan lingkungan yang berdampak langsung bagi aktivitas masyarakat.

Dengan dukungan sarana dan kewenangan yang lebih besar, kecamatan diharapkan dapat bergerak lebih cepat dalam menangani kerusakan jalan. Pemkab Sidoarjo berharap kualitas infrastruktur meningkat sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman menjelang Lebaran.(TAM)

No More Posts Available.

No more pages to load.