Jelang Imlek dan Ramadan, Harga Bahan Pokok Surabaya Terkendali

oleh -515 Dilihat
oleh

KILASJATIM.COM, Surabaya – Menjelang perayaan Imlek dan memasuki awal Ramadan, ketersediaan stok pangan di Kota Pahlawan dalam kondisi aman.

Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Surabaya terus melakukan pemantauan rutin di pasar tradisional untuk mengantisipasi lonjakan permintaan yang biasanya terjadi pada momentum hari besar keagamaan.

Kepala DKPP Surabaya Antiek Sugiharti mengatakan, hingga kini pasokan bahan pangan masih aman dan distribusi berjalan lancar. Pengawasan dilakukan untuk menjaga stabilitas stok dan harga.

“Menjelang Imlek dan Ramadan, stok pangan Surabaya dalam kondisi aman. Kami terus mengawasi distribusi agar pasokan tetap lancar,” ujar Antiek dalam keterangannya yang dikutip, Rabu (28/1/2026).

Berdasarkan Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Pokok Jawa Timur per 27 Januari 2026, sejumlah komoditas utama di pasar Surabaya terpantau relatif stabil.

Harga beras premium tercatat Rp15.416 per kilogram, beras medium Rp12.666 per kilogram, dan gula kristal putih Rp16.833 per kilogram. Minyak goreng curah berada di kisaran Rp19.833 per kilogram, Minyakita Rp16.183 per liter, serta minyak kemasan premium Rp18.166 per liter.

Untuk protein hewani, harga daging sapi paha belakang stabil di angka Rp115.000 per kilogram. Daging ayam ras turun tipis menjadi Rp36.250 per kilogram, sementara telur ayam ras ikut terkoreksi menjadi Rp27.583 per kilogram.

Antiek menjelaskan, stabilnya harga tidak lepas dari langkah antisipatif Pemkot Surabaya. Jika terdeteksi lonjakan harga atau gangguan pasokan, pemerintah siap menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) dan operasi pasar.

“Jika permintaan naik atau pasokan terganggu, kami segera berkoordinasi dengan stakeholder untuk menyediakan pangan dengan harga terjangkau,” ujarnya.

Koordinasi juga dilakukan secara intensif dengan pengelola pasar, distributor, dan perangkat daerah untuk mendeteksi potensi gangguan distribusi sejak dini.

Baca Juga :  Ribuan Ojol Demo, Polisi Imbau Warga Surabaya Hindari Lokasi Unjuk Rasa

Dengan stok dan harga yang relatif terkendali, Pemkot Surabaya mengimbau masyarakat tetap tenang dan berbelanja sesuai kebutuhan.

“Masyarakat kami minta tidak panic buying atau menimbun. Stok pangan tersedia dan distribusi berjalan aman,” pungkas Antiek. (cit) 

No More Posts Available.

No more pages to load.