Patriotisme Hijau, Fokus Podclass Untag Surabaya

oleh -237 Dilihat

KILASJATIM.COM, Surabaya – Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya menegaskan komitmen sebagai eco-campus dengan menghadirkan Eco Student (Junior) of The Year 2025, Revalina Fernanda, dalam Podclass Warta 17 di Gedung R. Ing Soekonjono. Podclass bertema Green Patriotism, Merah Putih di Tangan Gen-Z ini menjadi ruang dialog inspiratif untuk menanamkan makna baru patriotisme kepada generasi muda, yakni cinta tanah air yang diwujudkan melalui kepedulian terhadap lingkungan dan keberlanjutan.

Podclass Warta 17 merupakan program diskusi edukatif yang digagas Yayasan Perguruan 17 Agustus 1945 Surabaya sebagai bagian dari penguatan literasi kebangsaan, pembangunan karakter, serta internalisasi nilai-nilai Merah Putih di kalangan pelajar dan mahasiswa.

Revalina Fernanda, pelajar SMP Negeri 1 Surabaya yang aktif sebagai Ashoka Young Changemakers, Pelajar Pelopor Kota Surabaya, Duta Internet Sehat dan Aman UNICEF, serta Duta Lingkungan Hidup Surabaya, membagikan pengalaman awal kepeduliannya terhadap isu lingkungan. “Saya tinggal di lingkungan yang dikelilingi pabrik industri. Setiap pagi udara terasa panas dan berpolusi. Salah satu cara menguranginya adalah dengan aksi nyata, seperti menanam pohon dan memberdayakan masyarakat,” terang Revalina.

Salah satu inisiatif Revalina yang menjadi perhatian adalah budidaya puluhan ribu tanaman bunga telang yang dikembangkan menjadi produk pangan bernilai ekonomi. Upaya ini menunjukkan bahwa kepedulian lingkungan dapat berjalan seiring dengan kewirausahaan sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Apresiasi juga disampaikan oleh ibunda Revalina, Yuki Aprianova. Ia menilai dukungan kampus menjadi energi positif bagi generasi muda pegiat lingkungan. “Saya berterima kasih kepada Untag Surabaya yang telah memberikan penghargaan dan ruang bagi anak saya. Dukungan ini menjadi motivasi besar untuk terus bergerak,” katanya.

Baca Juga :  Dinkes Jatim Terus Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi

Presiden Organisasi Tunas Hijau, Mochamad Zamroni, yang turut hadir sebagai narasumber, menilai Untag Surabaya telah menunjukkan praktik nyata eco-campus melalui pengelolaan lingkungan kampus. “Saya melihat Untag Surabaya memiliki gedung futuristik yang tetap ramah lingkungan, mulai dari pengelolaan air hujan, pemanfaatan cahaya matahari, jalur pejalan kaki yang rindang, hingga hidroponik yang hasilnya bisa dimanfaatkan masyarakat,” jelasnya.

Wakil Rektor II Untag Surabaya, Supangat, menegaskan bahwa kegiatan ini sejalan dengan visi kampus dalam memaknai patriotisme secara kontekstual. “Patriotisme hari ini tidak hanya berbicara sejarah, tetapi juga masa depan bangsa. Menjaga lingkungan adalah bagian dari menjaga tempat generasi Indonesia tumbuh. Karena itu, Untag Surabaya terus mengembangkan ekosistem eco-campus agar nasionalisme hadir secara relevan dan berdampak,” tegas Supangat.

Kehadiran Eco Student (Junior) of The Year 2025 dalam Podclass Warta 17 mempertegas bahwa eco-campus di Untag Surabaya bukan sekadar jargon, melainkan proses pembentukan karakter kebangsaan baru yang berakar pada kepedulian terhadap bumi.

Sebagai Kampus Merah Putih, Untag Surabaya terus memperkuat perannya melalui pendidikan, riset, pengabdian masyarakat, serta pengembangan lingkungan kampus yang berkelanjutan, sehingga cinta tanah air diterjemahkan dalam praktik nyata yang ramah lingkungan dan berorientasi masa depan.(tok)