KILASJATIM.COM, Malang – Kapolresta Malang Kota Kombes Pol. Putu Kholis Aryana, didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Kota Malang Ny. Uthe Putu Kholis, bersama Pejabat Utama (PJU) Polresta Malang Kota Polda Jawa Timur, menggelar silaturahmi dengan keluarga korban Tragedi Kanjuruhan yang berdomisili di Kota Malang, Rabu (21/1/2026).
Silaturahmi yang berlangsung di Ballroom Sanika Satya Wada Polresta Malang Kota tersebut diikuti sekitar 32 keluarga korban. Kegiatan ini menjadi bentuk kehadiran dan kepedulian Polresta Malang Kota terhadap keluarga korban tragedi kemanusiaan yang terjadi pada Oktober 2022 lalu.
Dalam sambutannya, Kombes Pol. Putu Kholis Aryana menegaskan bahwa kegiatan silaturahmi tersebut merupakan panggilan moral, baik secara pribadi maupun institusional, untuk terus hadir di tengah keluarga korban.
“Kegiatan ini menjadi wujud komitmen kami untuk terus mendampingi serta menjaga hubungan emosional dengan keluarga korban,” ujar Kombes Pol. Putu Kholis.
Selain mempererat komunikasi, silaturahmi ini juga menjadi ruang dialog terbuka antara keluarga korban dan institusi kepolisian. Melalui dialog tersebut, keluarga korban diberikan kesempatan menyampaikan aspirasi, harapan, serta masukan guna memperkuat pendekatan kemanusiaan ke depan.
“Kami meyakini Bapak dan Ibu pernah berinteraksi dengan jajaran Polresta Malang Kota pada masa kepemimpinan Kombes Pol. Budi Hermanto. Nilai-nilai empati dan kebersamaan itulah yang terus kami lanjutkan agar tugas kepolisian dijalankan dengan pendekatan kemanusiaan,” ungkapnya.
Ia menambahkan, silaturahmi tersebut menjadi dorongan sekaligus kewajiban moral bagi seluruh jajaran Polresta Malang Kota untuk senantiasa memiliki empati, kepedulian, dan kepekaan batin dalam membersamai keluarga korban Tragedi Kanjuruhan.
Dalam sesi dialog, Kapolresta Malang Kota membuka ruang seluas-luasnya bagi perwakilan keluarga korban untuk menyampaikan keluhan dan harapan. Pihaknya juga menyatakan kesiapan memfasilitasi kebutuhan yang masih berada dalam kewenangan kepolisian maupun menjembatani dengan instansi terkait.
“Kami siap mendukung dan memfasilitasi, mulai dari pendampingan putra-putri keluarga korban yang berminat mengikuti seleksi anggota Polri, dukungan layanan kesehatan, penjajakan beasiswa pendidikan, hingga fasilitasi penyampaian aspirasi kepada Pemerintah Kota Malang dan OPD terkait,” pungkasnya.
Selain itu, Polresta Malang Kota juga memberikan kemudahan dalam layanan administrasi kepolisian, seperti pengurusan SIM melalui Satlantas, penerbitan SKCK melalui Intelkam, serta dukungan kewilayahan oleh para Kapolsek untuk membantu kebutuhan sosial kemasyarakatan keluarga korban.
Bagi keluarga korban yang belum dapat hadir karena keterbatasan tertentu, Kapolresta Malang Kota menyampaikan bahwa pihaknya akan menugaskan Kapolsek jajaran untuk melakukan silaturahmi langsung ke rumah serta menyerahkan tali asih sebagai bentuk kepedulian dan empati.
Kegiatan silaturahmi tersebut ditutup dengan doa bersama untuk para almarhum dan almarhumah korban Tragedi Kanjuruhan agar mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, sekaligus menjadi penguat batin bagi keluarga yang ditinggalkan.(TQI)


