Operasi SAR Kecelakaan Pesawat di Makassar Temukan Korban dan Serpihan Pesawat

oleh -594 Dilihat

KILASJATIM.COM, Makasar – Operasi Pencarian dan Pertolongan (SAR) terhadap kecelakaan pesawat di wilayah Makassar terus menunjukkan perkembangan signifikan. Hingga Minggu (18/1/2026), tim SAR gabungan berhasil menemukan korban serta sejumlah bagian pesawat di area operasi.

Kepala Kantor SAR Makassar, Muhammad Arif Anwar, mengatakan proses pencarian dan evakuasi berlangsung di tengah medan yang ekstrem dan kondisi cuaca yang sangat menantang. Sejak pagi hari, tim SAR harus menghadapi hujan lebat dan kabut tebal yang membatasi jarak pandang hingga sekitar lima meter di area puncak lokasi pencarian.

“Sejak pagi hari, tim SAR menghadapi cuaca hujan lebat dan kabut tebal dengan jarak pandang terbatas sekitar lima meter di puncak,” kata Arif dalam keterangan resminya.

Menurut Arif, kondisi tersebut berdampak signifikan terhadap pergerakan personel di lapangan. Bahkan, demi menjaga keselamatan seluruh tim, sempat dilakukan pembatalan penurunan vertikal karena dinilai berisiko tinggi.

Dalam pelaksanaan operasi, sejumlah Search and Rescue Unit (SRU) bergerak sesuai dengan pembagian sektor. SRU 1 melakukan penurunan ke arah barat menggunakan teknik tali, sementara SRU 3 masih berada di area puncak dan sebagian personelnya berhasil menyeberang menuju titik dua.

Sementara itu, SRU 4 yang sebelumnya berada sekitar 200 meter dari titik misi belum menemukan akses aman untuk dapat dilalui. Kondisi medan yang curam dan licin menjadi kendala utama bagi tim untuk melanjutkan pergerakan.

“Tim logistik juga telah bergerak menuju puncak untuk melakukan drop peralatan dan logistik guna mendukung keberlanjutan operasi SAR,” ujarnya.

Perkembangan penting lainnya, tim yang berada di puncak melaporkan telah menemukan satu orang korban yang saat ini sedang dievakuasi melalui jalur pendakian. Selain itu, SRU 3 juga menemukan sejumlah serpihan pesawat berupa bagian rangka dan kursi di sekitar lokasi kejadian.

Baca Juga :  Dua Jenazah Diduga Korban Tenggelam KMP Tunu Pratama Ditemukan Nelayan Banyuwangi

Berdasarkan laporan visual dari lapangan, tim SAR juga telah mengidentifikasi lokasi mesin pesawat. Pada pukul 14.20 Wita, satu korban berjenis kelamin laki-laki ditemukan berada di kedalaman jurang sekitar 200 meter, tidak jauh dari serpihan pesawat.

“Korban ditemukan di kedalaman jurang sekitar kurang lebih 200 meter dan berada di sekitar serpihan pesawat. Saat ini sedang berlangsung proses evakuasi,” jelas Arif.

Arif menegaskan, operasi SAR akan terus dilanjutkan dengan mengedepankan aspek keselamatan seluruh personel serta memperkuat koordinasi antarunsur yang terlibat. Ia memastikan seluruh proses dilakukan secara profesional dan terukur.

“Kami berkomitmen melaksanakan operasi ini secara maksimal, profesional, dan terukur,” pungkasnya.(den)

No More Posts Available.

No more pages to load.