Banjir Bengawan Jero Rendam Lima Kecamatan, Pemkab Lamongan Intensifkan Penyaluran Bantuan

oleh -764 Dilihat
Penyaluran bantuan sembako kepada warga terdampak banjir (Foto: BPBD Lamongan)

KILASJATIM.COM, Lamongan – Pemerintah Kabupaten Lamongan terus mengintensifkan penanganan dampak banjir akibat luapan Sungai Bengawan Jero yang merendam lima kecamatan. Bantuan logistik terus disalurkan untuk memenuhi kebutuhan dasar ribuan warga yang terdampak dan mengalami gangguan aktivitas sehari-hari.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Lamongan, Ery S. Rosidi, menyampaikan bahwa penyaluran bantuan sembako saat ini telah memasuki tahap ketiga. Distribusi dilakukan secara bertahap guna memastikan seluruh wilayah terdampak mendapatkan bantuan secara merata.

“Untuk bantuan sembako, sudah tiga kali pengiriman dengan total 14.550 kilogram. Selain itu, TP PKK Lamongan dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Lamongan juga ikut menyalurkan ratusan paket sembako kepada warga terdampak banjir Bengawan Jero,” ujar Ery, Minggu (18/1/2026).

Menurut Ery, sinergi antara BPBD dengan berbagai organisasi kemasyarakatan diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan warga selama masa tanggap darurat. Bantuan tersebut juga diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok harian masyarakat terdampak banjir.

Berdasarkan data terbaru BPBD Kabupaten Lamongan, banjir Bengawan Jero berdampak pada 16.988 jiwa yang tersebar di 43 desa pada lima kecamatan. Selain itu, sebanyak 4.752 unit rumah warga dilaporkan tergenang dengan ketinggian air yang bervariasi.

Tidak hanya permukiman, sektor pendidikan turut terdampak. Tercatat sebanyak 87 lembaga pendidikan atau gedung sekolah terendam banjir, sehingga proses belajar mengajar di sejumlah wilayah terpaksa terganggu.

Dampak paling signifikan dirasakan pada sektor pertanian. Sekitar 6.520 hektare lahan pertanian, baik sawah maupun tambak, masih terendam air. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan kerugian besar bagi petani dan petambak karena terancam gagal panen apabila genangan tidak segera surut.

Baca Juga :  Ketua Umum PBNU Serukan Masyarakat Untuk Mengikuti Jejak Bung Karno

BPBD Kabupaten Lamongan saat ini terus melakukan pemantauan intensif di lapangan serta berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mengantisipasi kemungkinan peningkatan debit air, terutama jika curah hujan kembali tinggi di wilayah hulu Sungai Bengawan Jero.(yud)

No More Posts Available.

No more pages to load.