Harga Cabai Rawit Merah di Kediri Naik Rp2.000 per Kilogram

oleh -970 Dilihat
Ilustrasi.

KILASJATIM.COM, Kediri – Harga komoditas cabai rawit merah (CRM) di Kabupaten Kediri mengalami kenaikan sekitar Rp2.000 per kilogram. Kenaikan tersebut berdasarkan rilis harga aneka cabai di Pasar Induk Pare yang dikeluarkan Asosiasi Petani Cabai Indonesia (APCI) Kabupaten Kediri, Jumat (16/1/2026).

Untuk CRM varietas Brengos 99, harga naik dari Rp27.000 menjadi Rp29.000 per kilogram. Sementara itu, CRM varietas Asmoro 043 juga mengalami kenaikan serupa dari Rp26.000 menjadi Rp29.000 per kilogram.

Ketua APCI Kabupaten Kediri, Suyono, menjelaskan bahwa kenaikan harga CRM dipicu oleh berkurangnya pasokan di pasar. Di sisi lain, harga cabai merah besar (CMB) justru sedikit mengalami penurunan meskipun pasokannya juga berkurang.

“Hari ini harga CRM naik karena pasokan berkurang, sedangkan harga CMB sedikit turun, biarpun pasokan juga berkurang. Harga CMK masih tetap dan pasokan juga berkurang. Untuk pengiriman CRM ke Bali dan Mataram libur,” ujar Suyono.

Selain itu, harga cabai rawit jenis lokal Kediri tercatat naik dari Rp24.000 menjadi Rp26.000 per kilogram. Sementara cabai rawit jenis Prentol atau Tumi 99 berada di kisaran Rp23.000 per kilogram. Untuk varietas Juwita 25 F1, harga naik Rp2.000 dari Rp22.000 menjadi Rp24.000 per kilogram.

Sementara itu, harga cabai merah besar relatif stabil. Varietas Gada EVO dijual Rp14.000 per kilogram, Imola Rp13.000 per kilogram, dan Sandi 08 di harga Rp12.000 per kilogram.

Adapun harga cabai merah keriting (CMK) juga cenderung tidak mengalami perubahan signifikan. Varietas Boos Tavi berada di harga Rp14.000 per kilogram, sedangkan varietas Sibad dijual Rp13.000 per kilogram.

Dari sisi distribusi, pengiriman cabai dari Pasar Induk Pare ke wilayah Jabodetabek meliputi cabai merah besar sebanyak 3 ton, cabai keriting 5 ton, dan cabai rawit 3 ton. Selain itu, serapan sektor industri mencakup cabai besar 8 ton dan cabai keriting 1,5 ton, sementara pengiriman cabai rawit ke Kalimantan mencapai 4 ton.

Baca Juga :  Perhutanan Sosial di Bondowoso Mulai Disosialisasikan, Ini Harapan Ra Hamid

Untuk pasokan, Pasar Induk Pare menerima cabai merah besar dari wilayah Kediri sebanyak 18 ton, cabai merah keriting 10 ton, serta cabai rawit merah lokal Kediri sebanyak 19 ton.(rud)

No More Posts Available.

No more pages to load.