Kepala Bidang Penyehatan Lingkungan dan Air Minum Dinas PUPR Pacitan, Tony Setyo Nugroho
KILASJATIM.COM, Pacitan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pacitan terus melakukan berbagai upaya untuk mengantisipasi potensi banjir, khususnya di wilayah perkotaan. Salah satu langkah yang ditempuh yakni membangun saluran drainase yang disesuaikan dengan kondisi lingkungan Pacitan saat ini.
Kepala Bidang Penyehatan Lingkungan dan Air Minum Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Pacitan, Tonny Setyo Nugroho, mengatakan Pemkab Pacitan tengah membangun saluran drainase Kanal Barat Kota Pacitan. Secara teknis, saluran tersebut diyakini mampu menjadi solusi bagi sejumlah titik rawan banjir.
“Sekarang sudah kita rencanakan saluran drainase Kanal Barat Kota Pacitan. Pembangunannya tinggal sekitar 35 persen lagi,” ujar Tonny.
Ia menjelaskan, penyelesaian sisa pembangunan drainase tersebut masih membutuhkan tambahan anggaran sekitar Rp1,5 miliar. Namun, proyek ini direncanakan baru dapat dituntaskan pada 2027 mendatang, seiring adanya kebijakan efisiensi anggaran pada tahun berjalan.
Menurut Tonny, keberadaan saluran drainase Kanal Barat Kota Pacitan diharapkan mampu mengurai genangan dan banjir di tiga titik rawan di wilayah perkotaan Pacitan.
“Tiga titik yang diharapkan bisa terurai adalah Kelurahan Pucangsewu, Jalan Letjen Suprapto tepatnya di depan Kantor Kecamatan Pacitan, serta lingkungan Blumbang, Kelurahan Sidoharjo,” jelasnya.
Pemkab Pacitan berharap pembangunan infrastruktur drainase ini dapat meningkatkan kapasitas pengendalian air hujan sekaligus meminimalkan dampak banjir yang kerap terjadi saat curah hujan tinggi.(har)




