KPK Gelar Safari Keagamaan Antikorupsi di Kemenag Jawa Timur

oleh -665 Dilihat

KILASJATIM.COM, Surabaya – Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI) melalui Direktorat Pembinaan Peran Serta Masyarakat (Permas) menggelar Safari Keagamaan Antikorupsi bertema “Strategi Trisula Pencegahan Korupsi Bidang Keagamaan”. Kegiatan ini disambut dan didukung oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur (Kanwil Kemenag Jatim) dan dilaksanakan secara hybrid di Aula Kanwil Kemenag Jawa Timur, Selasa (13/1/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Pimpinan KPK RI Ibnu Basuki Widodo hadir sebagai narasumber utama. Ia menyampaikan materi terkait strategi Trisula Pencegahan Korupsi yang mencakup pendidikan, pencegahan, dan penindakan, serta penguatan peran serta masyarakat dalam upaya pemberantasan korupsi.

“Integritas harus ditanamkan sejak dini dan dirawat secara berkelanjutan. Melalui pendidikan, seseorang akan memiliki kesadaran untuk tidak melakukan korupsi,” ujar Ibnu dalam pemaparannya.

Ibnu juga menjelaskan bahwa terdapat 30 bentuk tindak pidana korupsi yang dikelompokkan ke dalam tujuh kategori. Selain itu, ia menegaskan pentingnya penerapan sembilan nilai integritas Aparatur Sipil Negara (ASN), yakni jujur, mandiri, tanggung jawab, berani, sederhana, peduli, disiplin, adil, dan kerja keras.

Pada aspek pencegahan, Ibnu menekankan perlunya perbaikan sistem birokrasi agar tertutup dari peluang terjadinya tindak pidana korupsi. Sementara itu, pada aspek penindakan, ia menilai langkah tersebut penting untuk memberikan efek jera, dengan dukungan peran aktif masyarakat.

Terkait kolaborasi lintas lembaga, Ibnu menyampaikan bahwa Kementerian Agama merupakan mitra strategis KPK dalam bidang pendidikan dan pencegahan korupsi. Ia menyebutkan sejumlah program kerja sama yang telah dilaksanakan sepanjang tahun 2025, di antaranya penyelenggaraan e-learning gratifikasi, Safari Keagamaan Antikorupsi di sejumlah Kanwil Kemenag, serta penerbitan buku Peran Serta Masyarakat dalam Pemberantasan Korupsi Menurut Perspektif Agama di Indonesia.

Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenag Jawa Timur, Akhmad Sruji Bahtiar, mengapresiasi kehadiran KPK RI yang dinilai memberikan penguatan signifikan terhadap komitmen integritas di lingkungan ASN Kementerian Agama.

Baca Juga :  KPK Tahan Mantan Direktur Pengolahan Pertamina Terkait Suap Pengadaan Katalis

Menurutnya, forum tersebut menjadi ruang strategis untuk memperdalam pemahaman sekaligus menguatkan implementasi nilai-nilai antikorupsi dalam tata kelola pemerintahan. Ia menegaskan bahwa integritas bukan sekadar prinsip moral, melainkan fondasi utama dalam penyelenggaraan layanan publik yang bersih dan akuntabel.

“Jabatan merupakan amanah, bukan fasilitas. Oleh karena itu, harus dijalankan sebaik-baiknya sesuai dengan ketentuan dan regulasi yang berlaku,” ujarnya dalam keterangan tertulis.

Melalui Safari Keagamaan Antikorupsi ini, diharapkan budaya integritas di lingkungan ASN Kementerian Agama semakin kuat, upaya pencegahan korupsi melalui edukasi dan perbaikan sistem semakin efektif, serta peran serta masyarakat keagamaan dalam mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel terus meningkat.

Kegiatan ini diikuti oleh Kepala Bagian Tata Usaha, para Kepala Bidang, serta para Pembimbing Masyarakat di lingkungan Kanwil Kemenag Jawa Timur. Turut hadir pula Kepala Kantor dan Kepala Subbag Tata Usaha Kemenag kabupaten/kota se-Jawa Timur, serta pimpinan organisasi profesi dan kelompok kerja, di antaranya Ketua APRI Jawa Timur, Ketua IPARI Jawa Timur, Ketua KKM MIN/MTsN/MAN Jawa Timur, serta Ketua Pokjawas Madrasah dan PAIS Jawa Timur.(yul)