KILASJATIM.COM, Lamongan – Hujan lebat disertai angin kencang yang melanda Kabupaten Lamongan dalam beberapa hari terakhir mengakibatkan sejumlah pohon tumbang dan sempat mengganggu arus lalu lintas di beberapa titik. Kesigapan jajaran Polsek Tikung dan Polsek Ngimbang bersama instansi terkait berhasil mencegah terputusnya akses jalan serta memastikan keselamatan para pengguna jalan.
Peristiwa pohon tumbang terjadi di Kecamatan Tikung setelah hujan deras dan angin kencang menyebabkan sebuah pohon tumbang di Jalan Raya Lamongan–Mantup, tepatnya di selatan Masjid Namira. Pohon tersebut menutup seluruh badan jalan dan turut mengakibatkan robohnya sebuah tiang penerangan jalan umum (PJU).
Menindaklanjuti kejadian tersebut, Kapolsek Tikung AKP Anang Purwo Widodo bersama anggota Polsek Tikung dan instansi terkait segera mendatangi lokasi kejadian. Petugas langsung melakukan pemotongan dan evakuasi pohon yang melintang di jalan raya agar lalu lintas tidak terputus.
Berkat penanganan cepat dan koordinasi di lapangan, pada pukul 16.00 WIB pohon tumbang berhasil dievakuasi sepenuhnya. Arus lalu lintas dua arah Lamongan–Mantup pun kembali normal dan aman untuk dilalui kendaraan.
Kejadian serupa juga terjadi di wilayah Kecamatan Ngimbang pada hari yang sama. Sekitar pukul 19.20 WIB, sebuah pohon tumbang di Jalan Raya Poros Babat–Jombang, tepatnya di terowongan Desa Girik, Kecamatan Ngimbang. Pohon tumbang tersebut disebabkan kondisi batang yang sudah rapuh serta rimbunnya ranting, sehingga menutup sebagian badan jalan.
Kapolsek Ngimbang IPTU I Wayan Sumantra bersama anggota piket Polsek Ngimbang, stakeholder terkait, serta petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Ngimbang segera melakukan upaya evakuasi di lokasi. Proses pemotongan dan pembersihan pohon tumbang berlangsung hingga pukul 20.45 WIB sebelum akhirnya jalan kembali aman dan dapat dilalui kendaraan.
Kasihumas Polres Lamongan, Ipda M. Hamzaid, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem berupa hujan lebat dan angin kencang yang masih berpeluang terjadi.
“Masyarakat diimbau untuk menghindari berteduh di bawah pohon besar atau baliho, serta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan pohon rawan tumbang atau gangguan lainnya demi keselamatan bersama,” ujarnya.(put)




