Cegah Banjir Tahunan, Pemkab Situbondo Percepat Normalisasi Sungai di Kendit

oleh -923 Dilihat

Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo

 

KILASJATIM.COM, Situbondo – Pemerintah Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, melakukan normalisasi sejumlah sungai yang mengalami pendangkalan dan penyempitan akibat sedimentasi lumpur. Langkah ini diambil sebagai upaya mengurangi risiko banjir yang kerap terjadi saat musim hujan.

Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, menyatakan normalisasi telah dilakukan di beberapa titik, khususnya di Desa/Kecamatan Kendit. Wilayah tersebut diketahui hampir setiap tahun terdampak banjir akibat fungsi sungai yang tidak optimal.

“Kendit itu hampir setiap tahun banjir, karena sungainya tidak berfungsi normal. Terjadi pendangkalan sehingga harus dilakukan normalisasi,” ujar Bupati Rio saat meninjau proses normalisasi sungai di Desa/Kecamatan Kendit, Senin (12/1/2026).

Bupati menegaskan, kebijakan pemerintah daerah di bawah kepemimpinannya adalah memastikan banjir tidak lagi terjadi di Situbondo, atau setidaknya mampu meminimalkan dampak yang ditimbulkan, terutama saat memasuki puncak musim hujan.

“Kebijakan saya sejak awal harus ada skenario mitigasi agar di Situbondo tidak lagi terjadi banjir, yang biasanya terjadi pada bulan Januari,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Permukiman (PUPP) Kabupaten Situbondo, Abdul Qodir Jaelani, mengungkapkan bahwa normalisasi sungai di Desa/Kecamatan Kendit dilakukan sepanjang sekitar 2 kilometer.

Menurutnya, pelaksanaan normalisasi membutuhkan anggaran yang cukup besar hingga miliaran rupiah. Karena keterbatasan anggaran daerah, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (PU SDA) Provinsi Jawa Timur.

“Untuk normalisasi sungai dibutuhkan anggaran miliaran rupiah. Kami tidak mampu jika harus melakukan sendiri, sehingga akan berkoordinasi dengan PU SDA Provinsi Jawa Timur,” ujarnya.

Abdul Qodir menjelaskan, PU SDA Jawa Timur memiliki kewenangan dalam pengelolaan kawasan irigasi serta pengendalian risiko bencana, termasuk penanganan banjir. Oleh karena itu, sinergi antarinstansi menjadi kunci dalam upaya normalisasi sungai di Situbondo.

Baca Juga :  Bank Jatim Serahkan Bantuan 1 Unit Excavator untuk Pemerintah Kabupaten Gresik

“Kami kerjakan yang kami bisa. Karena keterbatasan anggaran, kami meminta bantuan PU SDA untuk ikut melakukan normalisasi, sebab masih banyak sungai lain yang perlu ditangani,” pungkasnya.(wan)

No More Posts Available.

No more pages to load.