KILASJATIM.COM, Malang – Tim Macan Putih Persik Kediri harus mengakui keunggulan Arema FC usai kalah dengan skor 1-2 pada laga pekan ke-17 BRI Super League 2025/2026. Pertandingan bertajuk Derbi Jawa Timur tersebut berlangsung di Stadion Kanjuruhan, Malang, Minggu sore (11/1/2026).
Kemenangan Arema FC diraih melalui sejumlah peluang yang dimaksimalkan dengan baik. Gol pertama Singo Edan tercipta lewat gol bunuh diri pemain Persik Kediri, Supriyadi. Sementara gol kedua Arema FC dicetak oleh Lucas Puleio melalui sundulan kepala.
Menanggapi hasil tersebut, Pelatih Persik Kediri, Marcos Reina, mengaku kecewa dengan hasil akhir pertandingan. Meski demikian, ia menegaskan timnya akan segera melakukan evaluasi menyeluruh.
“Ke depan, Persik Kediri akan melakukan sejumlah evaluasi permainan. Kami juga akan memacu semangat para pemain agar tetap percaya diri dalam menghadapi pertandingan-pertandingan berikutnya,” ujar Marcos Reina.
Sebelumnya, gelandang Persik Kediri, Syahrian Abimanyu, mengungkapkan bahwa timnya telah menjalani persiapan matang jelang laga melawan Arema FC. Namun, hasil di lapangan belum berpihak kepada Macan Putih.
Laga Derbi Jawa Timur ini berlangsung panas sejak babak pertama hingga babak kedua. Kedua tim tampil saling menyerang dan menunjukkan tensi tinggi sepanjang pertandingan.
Pada babak kedua, Persik Kediri sempat mendapat angin segar melalui gol yang tercipta dari tendangan Supriyadi. Namun, momentum tersebut tidak bertahan lama. Hujan yang turun di Stadion Kanjuruhan turut memengaruhi jalannya pertandingan, hingga akhirnya keberuntungan berpihak kepada Singo Edan.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-1 untuk kemenangan Arema FC tetap bertahan. Hasil ini membuat Persik Kediri harus segera bangkit dan berbenah untuk menghadapi laga selanjutnya di kompetisi BRI Super League 2025/2026.(TQI)




