Pertamina dan Pindad Uji Coba Teknologi Pertastream, Dorong Kemandirian Energi Nasional

oleh -977 Dilihat
Direktur Utama PT Pertamina Simon Aloysius Mantiri (kanan) dengan Direktur Utama PT Pindad Sigit P. Santosa (kiri) melakukan Signing MoU pada Acara Signing Ceremony Joint Study Agreement (JSA) Natural Gas dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) implementasi tahap non-komersial inovasi teknologi di Grha Pindad, Jalan Gatot Subroto No.517, Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (6/1/2026) (Foto: Pertamina)

KILASJATIM.COM, Bandung – PT Pertamina melakukan uji coba inovasi teknologi Pertastream bersama PT Pindad di Bandung, Selasa (6/1/2026). Kegiatan strategis ini dirangkai dengan penandatanganan kesepakatan studi bersama terkait pengembangan teknologi gas alam nasional.

Sinergi dua badan usaha milik negara tersebut menjadi langkah penting dalam mengurangi ketergantungan industri energi terhadap teknologi luar negeri. Pertastream merupakan alat inspeksi pipa migas berbasis ultrasonik yang dirancang untuk mendeteksi korosi serta retakan pada pipa secara akurat dan efisien.

Teknologi Pertastream merupakan hasil kolaborasi antara Pertamina bersama anak perusahaannya, PT Elnusa, serta mitra strategis PT Pindad. Inovasi karya anak bangsa ini menunjukkan kemampuan industri dalam negeri untuk menghasilkan solusi berteknologi tinggi secara mandiri.

Direktur Utama PT Pertamina, Simon Aloysius Mantiri, menegaskan bahwa kemandirian teknologi menjadi kunci dalam mewujudkan swasembada energi nasional.

“Kemandirian teknologi adalah kunci menuju swasembada energi. Dengan Pertastream, kita memastikan seluruh infrastruktur pipa migas dari hulu ke hilir tetap andal dan aman secara mandiri. Ini adalah persembahan kami sebagai anak bangsa yang cinta Tanah Air demi kemajuan dan kepentingan bangsa,” ujar Simon dalam keterangannya, Rabu (7/1/2026).

Selain uji coba teknologi, kedua pihak juga menyepakati studi pengembangan aplikasi teknologi berbasis gas alam untuk mengoptimalkan potensi domestik. Langkah ini ditujukan untuk mendukung kemandirian energi nasional melalui pemanfaatan energi transisi secara lebih optimal.

Baca Juga :  BKKKS Jatim: Dukungan untuk Anak-anak Down Syndrome Perlu Ditingkatkan

“Kami mendukung penuh validasi inovasi ini melalui tahap nonkomersial agar saat diimplementasikan secara luas, teknologi ini benar-benar tangguh. Ini bukan sekadar kerja sama bisnis, melainkan misi bersama untuk meningkatkan nilai tambah nasional,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Simon Aloysius Mantiri hadir didampingi Wakil Direktur Utama Pertamina, Oki Muraza. Keduanya menyaksikan secara langsung proses uji fungsi teknologi inspeksi pipa migas yang menjadi terobosan baru di sektor energi nasional.

Pihak Pertamina juga menegaskan komitmen untuk terus memperkuat kolaborasi antar-BUMN demi kemajuan industri strategis nasional.

“Semoga kolaborasi PT Pindad dan Pertamina semakin maju. Kita bersama-sama sebagai anak bangsa yang cinta Tanah Air dan Merah Putih, tentu berpikir untuk menyumbangkan dedikasi bagi kemajuan perusahaan, serta yang terpenting bagi kepentingan bangsa dan negara,” ucap Simon.

Sementara itu, manajemen PT Pindad memberikan apresiasi atas dukungan Pertamina dalam pengembangan inovasi teknologi sektor migas. Direktur Utama PT Pindad, Sigit P. Santosa, menilai sinergi ini membuktikan bahwa penguatan industri pertahanan dan industri energi nasional dapat berjalan beriringan.

“Sinergi ini menunjukkan bahwa penguatan industri pertahanan dan energi nasional dapat saling mendukung untuk mewujudkan visi besar Indonesia,” kata Sigit.

Kolaborasi strategis ini diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi keberlanjutan energi nasional serta memperkuat daya saing industri dalam negeri di masa mendatang.(ara)

No More Posts Available.

No more pages to load.