KILASJATIM.COM, Jakarta – Manchester United resmi memutus kontrak dengan pelatih Ruben Amorim, Senin (5/1/2026), setelah melalui periode kepemimpinan yang penuh gejolak selama 14 bulan. Keputusan ini diambil menyusul hasil dan performa tim yang dinilai belum menunjukkan kemajuan signifikan.
Pengumuman pemecatan Amorim disampaikan kurang dari 24 jam setelah Manchester United bermain imbang 1-1 melawan Leeds United pada Minggu (4/1/2026). Seusai laga tersebut, Amorim menggelar konferensi pers kontroversial di Stadion Elland Road.
Dalam pernyataannya di hadapan media, pelatih asal Portugal itu secara terbuka mendesak manajemen klub agar menjalankan peran mereka secara maksimal. Ia juga menegaskan keinginannya untuk berperan sebagai manajer penuh, bukan sekadar pelatih tim utama.
“Saya datang ke sini untuk menjadi manajer Manchester United, bukan sekadar pelatih Manchester United. Itu sudah jelas,” ujar Amorim dalam konferensi pers terakhirnya sebelum pemecatan.
Sumber internal klub menyebutkan, keputusan pemberhentian Amorim diambil setelah pertemuan yang berlangsung tegang dengan Direktur Sepak Bola Manchester United, Jason Wilcox. Pertemuan tersebut awalnya membahas evaluasi hasil imbang kontra Wolverhampton Wanderers pada pekan sebelumnya.
Situasi memanas ketika pembahasan beralih ke sistem 3-4-3 yang menjadi andalan Amorim. Reaksi emosional sang pelatih disebut menjadi sinyal kuat retaknya hubungan internal antara Amorim dan jajaran manajemen klub.
Meski demikian, dalam pernyataan resmi yang dirilis Senin (5/1/2026), manajemen Manchester United menegaskan bahwa pemecatan Amorim tidak semata-mata dipicu konflik personal. Klub menilai performa tim di atas lapangan belum menunjukkan perkembangan yang diharapkan.
“Pimpinan klub dengan berat hati memutuskan bahwa inilah waktu yang tepat untuk melakukan perubahan. Langkah ini diambil demi memberi tim peluang terbaik untuk meraih posisi tertinggi yang memungkinkan,” tulis pernyataan resmi klub.
Saat ini, Manchester United berada di peringkat keenam klasemen sementara Liga Inggris dengan koleksi 31 poin. Inkonsistensi performa masih menjadi masalah utama setelah Setan Merah hanya meraih tiga kemenangan dari sepuluh pertandingan terakhir.
Sejak menggantikan Erik ten Hag pada awal November 2024, Amorim mencatatkan 24 kemenangan dari total 63 pertandingan di semua kompetisi. Di bawah kepemimpinannya, Manchester United sempat finis di peringkat ke-15 dan gagal mengamankan tiket kompetisi Eropa.
Untuk sementara, pelatih tim U-18 Manchester United, Darren Fletcher, ditunjuk menangani laga kontra Burnley pada Kamis (8/1/2026). Manajemen klub disebut akan mempertimbangkan penunjukan pelatih interim hingga akhir musim sebelum menentukan manajer permanen.(den)




