Formasi Rektorat Baru, Untag Surabaya Pacu Target World Class University

oleh -781 Dilihat

KILASJATIM.COM, Surabaya – Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya resmi memasuki fase strategis baru dengan meluncurkan formasi kepemimpinan rektorat periode 2026–2029. Kepemimpinan baru ini menegaskan fokus utama pada percepatan capaian World Class University melalui penguatan mutu akademik, tata kelola berdampak, dan pendidikan inklusif.

Hal tersebut disampaikan Rektor Untag Surabaya, Harjo Seputro, dalam Press Conference Formasi Kepemimpinan Baru Jajaran Rektorat, Selasa (6/1/2026). Ia didampingi Wakil Rektor I Dr. Rr. Amanda Pasca Rini, Wakil Rektor II Supangat, dan Wakil Rektor III Dr. Sumiati. Harjo menegaskan bahwa transformasi Untag Surabaya diarahkan pada standar internasional yang terukur dan berkelanjutan. “Visi World Class University kami wujudkan melalui penguatan sistem mutu, internasionalisasi, serta tata kelola yang berdampak langsung pada kualitas lulusan dan masyarakat,” ujar Harjo.

Komitmen tersebut ditunjukkan melalui capaian sertifikasi Asean University Network Quality Assurance (AUN-QA) pada Maret 2024 untuk tiga program studi, yakni Administrasi Publik, Arsitektur, dan Psikologi. Menurut Harjo, pencapaian ini menjadi fondasi penting untuk memperluas standar mutu internasional ke seluruh program studi. “Standar AUN-QA tidak boleh berhenti di tiga prodi saja, tetapi menjadi budaya mutu institusi,” katanya.

Di sisi lain, Untag Surabaya juga memperkuat reputasi global melalui prestasi mahasiswa di tingkat internasional. Sebanyak 62 mahasiswa tercatat meraih penghargaan di berbagai ajang internasional, mulai dari kompetisi ilmiah, riset, kewirausahaan, hingga olahraga dan seni. Prestasi tersebut, lanjut Harjo, mencerminkan pembinaan talenta mahasiswa yang diarahkan pada daya saing global.

Penguatan tata kelola berdampak turut ditegaskan melalui penandatanganan Kontrak Kinerja Utama Perguruan Tinggi Berdampak pada 5 Januari 2026. Untag Surabaya menjadi salah satu dari sepuluh perguruan tinggi swasta di bawah LLDikti Wilayah VII Jawa Timur yang terpilih. “IKU kami maknai sebagai instrumen transformasi, bukan sekadar administrasi. Setiap indikator harus berdampak nyata,” tegas Harjo.

Baca Juga :  SISI, Chatbot Karya Mahasiswa Untag Surabaya: Asisten Digital Keren dari Prodi Sistekin

Dalam kerangka World Class University yang inklusif, Untag Surabaya juga membuka Pusat Layanan Disabilitas yang akan diresmikan awal 2026. Pusat ini memperkuat komitmen kampus ramah difabel, yang saat ini menaungi sekitar 100 mahasiswa berkebutuhan khusus dari berbagai program studi. “Universitas berkelas dunia bukan hanya unggul secara akademik, tetapi juga memastikan akses pendidikan yang setara bagi semua,” pungkas Harjo.(tok)

No More Posts Available.

No more pages to load.