Cuaca Tak Menentu, Produksi Garam Rakyat di Sampang Jauh dari Target

oleh -806 Dilihat

KILASJATIM.COM, Sampang – Cuaca yang tidak menentu sepanjang tahun 2025 berdampak signifikan terhadap produksi garam rakyat di Kabupaten Sampang, Jawa Timur. Hasil produksi garam di wilayah tersebut tercatat jauh dari target yang telah ditetapkan.

Dinas Perikanan Kabupaten Sampang mencatat, produksi garam rakyat pada tahun 2025 hanya mencapai sekitar 25 ribu ton dari target sebesar 315 ribu ton. Anjloknya produksi tersebut menyebabkan stok garam di tingkat petani menipis dan berdampak pada kenaikan harga di pasaran.

Salah satu petani garam di Kecamatan Pangarengan, Mohdi, mengatakan harga garam saat ini mengalami kenaikan cukup signifikan.
“Saat ini harga garam di tingkat petani mencapai Rp155 ribu per karung. Sebelumnya, harga berkisar antara Rp100 ribu hingga Rp120 ribu per karung,” ujarnya, Selasa (6/1/2026).

Sementara itu, Kepala Bidang Perikanan dan Budidaya Dinas Perikanan Kabupaten Sampang, Moh. Mahfud, menyampaikan bahwa penurunan produksi garam terjadi hampir di seluruh wilayah pesisir penghasil garam di Sampang.

“Produksi garam menurun akibat kondisi alam yang tidak mendukung,” kata Mahfud.

Ia menjelaskan, curah hujan yang tinggi sepanjang musim produksi menjadi faktor utama penyebab turunnya hasil panen garam. Kondisi tersebut menghambat proses penguapan air laut, sehingga pembentukan kristal garam tidak dapat berlangsung secara optimal.

Dengan kondisi cuaca yang belum menentu, para petani garam berharap adanya perhatian dan langkah antisipatif dari pemerintah untuk menjaga stabilitas produksi dan harga garam rakyat.(sof)

Baca Juga :  Pemkab Bondowoso Bangun 145 Unit RTLH, Dorong Kesejahteraan Warga Lewat Hunian Layak

No More Posts Available.

No more pages to load.