Libur Nataru, Penerbangan Jember–Bali Penuh hingga 100 Persen

oleh -739 Dilihat

KILASJATIM.COM, Jember – Jumlah penumpang pesawat di Bandara Notohadinegoro Jember mengalami lonjakan signifikan selama masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Okupansi penerbangan, khususnya pada rute Jember–Bali pulang-pergi, bahkan sempat mencapai kapasitas penuh.

Kepala Dinas Perhubungan Jember, Gatot Triyono, mengatakan peningkatan jumlah penumpang terjadi sejak 22 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026. Pada periode tersebut, tingkat keterisian kursi mengalami lonjakan dibandingkan hari biasa.

“Kalau di hari normal tingkat keterisian sekitar 50–60 persen, selama libur Nataru bisa mencapai 80–90 persen. Bahkan pada 2 Januari penumpangnya penuh, sebanyak 72 orang. Rata-rata okupansi selama periode Nataru berada di kisaran 80–85 persen,” ujar Gatot kepada RRI, Minggu (4/1/2026).

Menurut Gatot, capaian tersebut menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap layanan penerbangan dari dan menuju Jember, khususnya untuk rute wisata seperti Jember–Bali.

Sementara itu, untuk rute Jember–Jakarta (Halim Perdanakusuma), tingkat okupansi penumpang masih bersifat fluktuatif. Gatot menjelaskan, sejak rute tersebut kembali dibuka, keterisian kursi sempat berada di kisaran 70–80 persen.

Namun, dalam dua bulan terakhir setelah bandara sempat ditutup untuk keperluan evaluasi, tingkat okupansi rute Jember–Jakarta mengalami penurunan menjadi sekitar 65–70 persen.

“Salah satu faktor yang memengaruhi adalah harga tiket. Pada awal pembukaan rute, harga tiket masih di kisaran Rp1,4 juta hingga Rp1,7 juta. Belakangan ini naik menjadi sekitar Rp2,15 juta,” jelasnya.

Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Jember tetap optimistis jumlah penumpang akan kembali meningkat sepanjang 2026. Gatot menyebut pihaknya telah melakukan komunikasi dengan maskapai penerbangan terkait penyesuaian harga tiket agar lebih terjangkau bagi masyarakat.

“Insya Allah ke depan harga tiket bisa berada di bawah Rp2 juta,” tambah Gatot.

Baca Juga :  Bandara Juanda Layani 430 Ribu Penumpang Selama Sepuluh Hari Posko Nataru 2025–2026

Untuk rute Jember–Bali sendiri, Gatot menilai tren okupansi sejak awal pembukaan menunjukkan perkembangan positif. Setelah sempat berada di kisaran 50 persen, jumlah penumpang melonjak tajam selama libur Nataru hingga melampaui angka 80 persen.(wan)

No More Posts Available.

No more pages to load.