KILASJATIM.COM,Singosari – Sebanyak 38 sekolah di wilayah Malang Raya menerima program rehabilitasi dan revitalisasi sarana prasarana pendidikan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Program ini ditujukan untuk meningkatkan kualitas fasilitas pendidikan guna menunjang proses belajar mengajar yang lebih aman dan nyaman.
Sekolah penerima bantuan tersebut terdiri dari 23 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) negeri dan swasta, 12 Sekolah Menengah Atas (SMA) negeri dan swasta, serta tiga Sekolah Luar Biasa (SLB) negeri. Adapun menu bantuan yang diberikan bervariasi, mulai dari perbaikan ruang kelas, toilet, laboratorium, hingga ruang praktik siswa.
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menegaskan bahwa peningkatan fasilitas dasar sekolah, khususnya toilet dan sanitasi, menjadi salah satu fokus utama dalam program rehabilitasi tersebut.
“Kualitas sarana prasarana, termasuk kamar mandi sekolah, adalah bagian dari mutu layanan pendidikan,” ujar Khofifah saat meninjau pelaksanaan program di SMKN 2 Singosari, Jumat (2/1/2026).
Menurutnya, fasilitas pendidikan yang layak akan berdampak langsung pada kenyamanan dan kesehatan peserta didik, sekaligus mendukung terciptanya lingkungan belajar yang kondusif.
Melalui program ini, Pemerintah Provinsi Jawa Timur berharap fasilitas sekolah yang lebih representatif dapat meningkatkan kualitas proses belajar mengajar serta mendukung terwujudnya layanan pendidikan yang aman, nyaman, dan berkualitas bagi seluruh siswa. (DMA)




