Polres Malang Ungkap Identitas Pria Tewas Mengapung di Sungai Molek

oleh -650 Dilihat
Petugas dan warga mengevakuasi jenazah dari sungai Molek Kromengan Malang. (foto : Polres Malang)

KILASJATIM.COM, Malang – Kepolisian Resor (Polres) Malang berhasil mengungkap identitas pria yang ditemukan meninggal dunia mengapung di Sungai Molek, Desa Jatikerto, Kecamatan Kromengan, Kabupaten Malang. Identifikasi dilakukan melalui pemeriksaan sidik jari oleh Tim Inafis Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Malang.

Kasihumas Polres Malang AKP Bambang Subinajar menyampaikan, korban diketahui bernama Muftachul Huda (25), warga Kelurahan Arjowinangun, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang.

“Hasil identifikasi sidik jari menunjukkan jenazah atas nama Muftachul Huda, usia 25 tahun, warga Kota Malang,” ujar AKP Bambang Subinajar, Kamis (1/1/2026).

Jenazah pertama kali ditemukan oleh warga pada Rabu (31/12/2025) sekitar pukul 18.00 WIB. Saat itu, seorang saksi melihat tubuh manusia mengapung dalam posisi telungkup dan tersangkut kayu di aliran Sungai Molek.

“Saksi melihat bagian punggung tubuh manusia saat hendak masuk rumah. Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada warga dan perangkat desa, sebelum diteruskan ke Polsek Kromengan,” jelasnya.

Mendapat laporan tersebut, petugas gabungan dari Polsek Kromengan, Tim Inafis Satreskrim Polres Malang, serta Satuan Samapta Polres Malang segera mendatangi lokasi kejadian. Jenazah dievakuasi sekitar pukul 18.34 WIB dan dibawa ke RSUD Kanjuruhan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Berdasarkan hasil pemeriksaan luar secara visual, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Luka yang terdapat pada bagian wajah diduga disebabkan oleh aktivitas hewan air.

“Hasil pemeriksaan awal tidak menunjukkan adanya kekerasan. Terdapat indikasi korban meninggal dunia akibat tenggelam,” kata AKP Bambang.

Dari kondisi jenazah, korban diperkirakan telah meninggal dunia satu hingga dua hari sebelum ditemukan. Saat ditemukan, korban mengenakan kemeja lengan panjang bermotif kotak berwarna gelap, celana jeans biru cerah, serta mengenakan gelang rantai di tangan kiri dan cincin di jari tengah tangan kanan. Rambut korban diketahui disemir berwarna kuning.

Baca Juga :  Indosat Gunakan AI untuk Tangkal Spam dan Scam, Lindungi Pengguna di Seluruh Indonesia

Setelah identitas korban dipastikan, pihak kepolisian segera menghubungi keluarga korban. Hingga kini, kepolisian masih melakukan pendalaman dengan mengumpulkan keterangan saksi serta berkoordinasi dengan pihak keluarga guna memastikan kronologi lengkap kejadian.

“Penanganan kasus ini tetap kami lakukan secara profesional untuk memastikan penyebab kematian dan memberikan kepastian kepada keluarga,” pungkasnya.(TQI)

No More Posts Available.

No more pages to load.