KILASJATIM.COM, Surabaya — Atlet Muaythai Jawa Timur, Aldento Brillian Bara Pratama, kembali menegaskan kapasitasnya sebagai salah satu atlet terbaik Indonesia di level Asia Tenggara. Meski hanya membawa pulang medali perak dari SEA Games XXXIII 2025 di Thailand, capaian tersebut dinilai sangat prestisius dan sarat cerita perjuangan.
Lahir di Ngawi, 30 November 1998, Aldento dikenal sebagai atlet Muaythai yang konsisten menorehkan prestasi sejak terjun ke dunia Muaythai pada 2015. Dedikasi, disiplin, dan komitmen kuat menjadi modal utamanya dalam mengharumkan nama Jawa Timur dan Indonesia di berbagai ajang.
Di level nasional, Aldento meraih medali perunggu PON Papua pada nomor Wai Khru Putra. Prestasinya berlanjut di PON Aceh–Sumatera Utara dengan torehan medali emas Muay Boran dan medali perak Muay Aerobic.
Pada tingkat internasional, Aldento kembali bersinar dengan menyabet medali emas Muay Boran dan medali perak Wai Khru di ajang Asian Muaythai Championship.
Puncaknya, ia dipercaya memperkuat Tim Indonesia pada SEA Games XXXIII 2025 Thailand dan sukses mempersembahkan medali perak nomor Wai Khru, sebuah capaian bergengsi di panggung Asia Tenggara.
Namun, di balik medali perak tersebut, tersimpan kisah pahit. Ketua Pengprov Muaythai Indonesia (MI) Jawa Timur, Baso Juherman, menilai Aldento sejatinya layak meraih emas.
“Bagi kami, ini perak yang rasanya emas. Tapi karena bertanding di negara asal Muaythai, kemenangan Aldento seperti dirampas,” ujar Baso, Selasa (30/12/2025).
Menurut Baso, penampilan Aldento di partai final nomor Wai Khru dinilai jauh lebih baik dibanding atlet tuan rumah. Namun faktor tuan rumah membuat keputusan juri berpihak pada Thailand.
“Saya yakin, kalau bertanding di tempat netral, Aldento pasti emas,” tegas Baso, yang pernyataannya diamini Kepala Pelatih Muaythai Jawa Timur Soldier of Fortuna, yang menyaksikan langsung pertandingan di arena SEA Games.
Sementara itu, Aldento memilih menjadikan hasil tersebut sebagai pelecut semangat.
“Medali perak di SEA Games ini menjadi motivasi besar bagi saya untuk terus berlatih dan meningkatkan kemampuan. Saya ingin ke depan bisa lebih baik dan konsisten, bukan hanya untuk diri saya, tapi juga untuk Jawa Timur dan Indonesia,” ujar Aldento.
Ia juga berharap adanya perhatian lebih terhadap masa depan atlet berprestasi.
“Saya berharap atlet mendapatkan apresiasi yang lebih nyata, baik dukungan maupun kemudahan akses pekerjaan setelah masa bertanding. Dengan begitu, atlet bisa fokus berprestasi tanpa khawatir masa depan,” tambahnya.
Dengan semangat juang tinggi dan rekam jejak prestasi yang konsisten, Aldento Brillian Bara Pratama diharapkan terus menjadi inspirasi generasi muda Jawa Timur serta mampu mengibarkan Merah Putih di ajang olahraga internasional mendatang.(FRI)
