Persik Kediri Tutup Tahun 2025 dengan Kemenangan, Tekuk Persis Solo 2-1

oleh -444 Dilihat

KILASJATIM.COM, Kediri – Tim berjuluk Macan Putih, Persik Kediri, menutup laga terakhir tahun 2025 dengan hasil manis. Persik berhasil meraih tiga poin setelah mengalahkan Persis Solo dengan skor 2-1 pada laga lanjutan Super League yang digelar di Stadion Brawijaya, Kota Kediri, Sabtu (27/12/2025).

Persik Kediri membuka keunggulan melalui gol kapten tim Ezra Walian pada menit ke-20. Gol tersebut tercipta lewat eksekusi penalti yang sukses menggetarkan jala gawang Persis Solo. Gol dari Ezra semakin meningkatkan kepercayaan diri para pemain Persik untuk menguasai jalannya pertandingan.

Keunggulan Macan Putih bertambah menjelang akhir babak pertama. Pada menit 45+1, striker Persik Jose Enrique berhasil mencatatkan namanya di papan skor setelah memanfaatkan bola rebound di depan gawang lawan, sekaligus mengubah skor menjadi 2-0 hingga turun minum.

Persis Solo sempat memberikan tekanan di babak kedua dan berhasil memperkecil ketertinggalan. Namun, solidnya pertahanan Persik membuat keunggulan 2-1 tetap bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

Menanggapi kemenangan tersebut, Pelatih Persik Kediri Marcos Reina mengaku puas dengan performa anak asuhnya yang dinilai terus menunjukkan perkembangan positif dari pekan ke pekan.

“Kami sangat senang dengan kemenangan ini. Mereka bekerja dengan sangat baik selama tiga minggu terakhir dan tiap minggu kami berkembang,” ujar Marcos dalam sesi konferensi pers usai pertandingan.

Pelatih asal Spanyol itu juga menyoroti mentalitas tim yang mampu bertahan hingga akhir laga meski berada di bawah tekanan lawan.

“Tentu saja tidak pernah mudah untuk menang. Tapi secara keseluruhan, kami mengontrol permainan hampir sepanjang laga, dan itu membuat saya puas,” katanya.

Marcos mengungkapkan, kemenangan atas Persis Solo tak lepas dari penyesuaian taktik yang diterapkan dibanding laga sebelumnya saat menghadapi Persita Tangerang. Persik tampil dengan pendekatan berbeda dalam membangun serangan.

Baca Juga :  Menpora: PON XXI Momentum Menuju Olimpiade E-sports

“Pada pertandingan sebelumnya kami menyerang formasi 4-4-2 secara defensif. Kali ini kami bermain dengan 4-2-3-1, dan itu mengubah cara kami menyerang,” ujarnya.

Selain itu, ia juga menyoroti permainan Persis Solo yang mengandalkan kekuatan individu, terutama Kastaneer di lini tengah.

“Kami tahu dia pemain yang cepat dan kuat. Tapi dia tidak selalu naik saat menyerang, sehingga kami mencoba menarik pergerakannya dan mencari ruang di tengah, dan itu berhasil,” ungkap Marcos.

Dalam kesempatan tersebut, Marcos juga menjelaskan keputusannya memberi kepercayaan kepada sejumlah pemain yang sebelumnya jarang tampil, seperti Firli, Abimanyu, dan Pedro Matos.

“Firli tampil sangat bagus dalam latihan. Saya menonton ulang pertandingan internal dan melihat kualitasnya. Termasuk juga Pedro, dia menunjukkan kepribadian yang kuat, itulah kenapa dia mendapatkan kesempatan bermain,” kata Marcos.

Sementara itu, Abimanyu dinilai memiliki potensi besar meski masih perlu meningkatkan aspek bertahan.

“Pemain ini punya kualitas bagus dengan bola, tapi perlu meningkatkan ritme dan bertahan agar memiliki performa yang lebih lengkap,” pungkasnya.(put)

No More Posts Available.

No more pages to load.