Ribuan PPPK Paruh Waktu Terima SK, Pemkab Lumajang Perkuat Lini Teknis Pelayanan Publik

oleh -966 Dilihat
Dokumen Kominfo Lumajang

KILASJATIM.COM, Lumajang – Pemerintah Kabupaten Lumajang menyerahkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan kepada ribuan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu. Pengangkatan tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat kinerja birokrasi, khususnya pada sektor teknis yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menegaskan bahwa tenaga teknis berada di garis terdepan pelayanan publik. Peran mereka sangat menentukan kelancaran aktivitas pemerintahan sehari-hari, mulai dari administrasi, pelayanan perizinan, kebersihan lingkungan, hingga dukungan teknis infrastruktur.

“Tenaga teknis adalah penggerak utama birokrasi. Tanpa mereka, pelayanan publik tidak akan berjalan efektif dan masyarakat akan merasakan dampaknya secara langsung,” tegas Indah Amperawati, Senin (22/12/2025).

Dari total 4.230 PPPK Paruh Waktu yang menerima SK pengangkatan, sebanyak 3.040 orang merupakan tenaga teknis. Jumlah tersebut menunjukkan besarnya kebutuhan aparatur teknis dalam mendukung operasional pemerintahan daerah dan memastikan layanan publik berjalan optimal.

Pengangkatan ribuan tenaga teknis melalui skema PPPK Paruh Waktu dinilai sebagai upaya memperkuat kapasitas birokrasi di level paling dekat dengan warga. Aparatur teknis berperan penting sebagai penghubung antara kebijakan pemerintah dengan pelaksanaan pelayanan di lapangan.

Sementara itu, Wakil Bupati Lumajang, Yudha Adji Kusuma, menekankan bahwa kualitas birokrasi sangat ditentukan oleh kinerja aparatur teknis. Ia menyebut, kebijakan yang baik tidak akan memberikan dampak nyata tanpa pelaksanaan yang optimal.

“Tenaga teknis adalah wajah birokrasi yang paling sering dilihat masyarakat. Di tangan panjenengan semua, kepercayaan publik terhadap pemerintah dibangun setiap hari,” ujarnya.

Yudha juga mengingatkan bahwa pengangkatan PPPK Paruh Waktu harus dibarengi dengan etos kerja yang disiplin, responsif, serta berorientasi pada solusi. Menurutnya, ketepatan waktu, kerapian, dan kepastian layanan menjadi aspek penting yang langsung dirasakan masyarakat.

Baca Juga :  Hadiri Forum Silaturahmi Dengan Masyaraka Asal Jatim di Papua Barat Daya, Khofifah: Sambung Seduluran, Sambung Perdagangan

“Pelayanan publik itu soal ketepatan waktu, kerapian, dan kepastian. Hal-hal inilah yang langsung dirasakan masyarakat,” tambahnya.

Dengan penguatan 3.040 tenaga teknis tersebut, Pemerintah Kabupaten Lumajang optimistis efektivitas birokrasi daerah akan semakin meningkat. Aparatur teknis diharapkan mampu menghadirkan pelayanan publik yang lebih efisien, tertib, dan berdampak nyata bagi kehidupan masyarakat Lumajang.(wan).