Untuk Layanan Kampus, Untag Surabaya Matangkan Protokoler Berkelas

oleh -329 Dilihat

KILASJATIM.COM, Surabaya – Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya menyiapkan protokoler berkelas sebagai bagian dari penguatan pelayanan prima kampus menuju World Class University melalui pelatihan keprotokolan dan pelayanan bagi tenaga kependidikan dan struktural fakultas.

Sebanyak 45 tenaga kependidikan dan struktural fakultas Untag Surabaya mengikuti Pelatihan Protokoler dan Pelayanan Prima yang digelar Yayasan Perguruan 17 Agustus 1945 Surabaya, di Ruang Q.210 Gedung Roeslan Abdulghani. Kegiatan ini menjadi langkah strategis kampus dalam meningkatkan kualitas layanan dan citra profesional Kampus Merah Putih.

Ketua YPTA Surabaya, J. Subekti, mengatakan para peserta merupakan elemen penting yang berperan langsung dalam pelayanan kepada mahasiswa dan masyarakat. Ia menekankan bahwa sikap dan etika pelayanan menjadi kunci utama kenyamanan sivitas dan tamu kampus. “Kalian bertugas melayani mahasiswa dan masyarakat serta membuat mereka merasa nyaman berada di Untag Surabaya. Saya tidak ingin ada pelayanan dengan wajah murung atau sikap acuh,” papar J. Subekti, Sabtu (13/12/2025).

Menurutnya, pelatihan ini tidak hanya membekali keterampilan teknis keprotokolan, tetapi juga membangun karakter dan etika pelayanan. Ia mengingatkan agar seluruh peserta melayani dengan rendah hati dan penuh empati. “Sambut siapa pun yang datang dengan senyum dan salam. Jangan pernah merasa paling hebat atau meremehkan orang lain,” tegasnya.

Materi pertama disampaikan oleh Andis Rizki Pahlevi dari Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi Jawa Timur. Ia menjelaskan dasar-dasar keprotokolan dan manajemen acara, termasuk penerapan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2010 tentang Keprotokolan. “Tugas utama protokol adalah memberikan pelayanan sampai tercapainya kesempurnaan sebuah acara,” kata Andis.

Peserta juga mengikuti praktik langsung penataan tempat duduk kegiatan kampus serta simulasi kehadiran pimpinan dan tamu eksternal. Sesi berikutnya diisi oleh dosen Psikologi Untag Surabaya, Bawinda Lestari, yang membahas pembentukan citra profesional melalui grooming dan sikap positif. Ia menekankan bahwa setiap insan kampus adalah representasi institusi. “Penampilan dan sikap adalah komunikasi pertama sebelum kata-kata. Bahkan sebelum berbicara, tubuh Anda sudah memperkenalkan siapa diri Anda,” ujarnya.

Baca Juga :  Menuju Standar Internasional, Tim Laboratorium Fakultas Teknik Untag Surabaya Ikuti Pelatihan SNI ISO/IEC 17025:2017

Bawinda memperkenalkan konsep Golden Service Excellence, yakni pelayanan yang tidak hanya ramah dan cepat, tetapi juga beretika, tulus, dan berkelas. Menurutnya, keselarasan antara penampilan, perilaku, dan ketulusan menjadi fondasi utama pelayanan prima.

Menutup kegiatan, Direktur Direktorat Umum dan Sumber Daya Manusia YPTA Surabaya, Eddy Wahyudi, menegaskan bahwa peningkatan layanan merupakan bagian dari langkah Untag Surabaya menuju kampus berkelas dunia. “Kita sedang menuju World Class University. Sikap dan kinerja seluruh civitas harus mencerminkan profesionalisme dan kelas. Pelatihan ini harus ditindaklanjuti dengan evaluasi nyata,” ujar Eddy.

Pelatihan ini menjadi kelanjutan program peningkatan kapasitas layanan yang sebelumnya digelar internal YPTA Surabaya dan kini diperluas untuk seluruh elemen Kampus Merah Putih Untag Surabaya.(tok)