KILASJATIM.COM, Bondowoso — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sukowono, Kecamatan Pujer, baru berjalan belum genap satu bulan, namun antusiasme para siswa sudah terlihat begitu kuat. Salah satu momen yang menarik perhatian muncul ketika seorang siswa SD menyelipkan secarik kertas kecil di atas kotak makan stainless yang ia kembalikan kepada petugas.
Kertas tersebut tampak lusuh dan sedikit kotor terkena minyak, tetapi berisi permintaan polos tentang menu yang diharapkan untuk esok hari. Meski sederhana, pesan itu menunjukkan adanya komunikasi dan kedekatan emosional antara para siswa dan petugas yang setiap hari menyiapkan makanan bergizi untuk mereka.
Asisten Lapangan SPPG Sukowono, Diajeng Retno Inaning Lestari, mengatakan bahwa pesan dari para siswa seperti ini justru menjadi penyemangat tim.
“Anak-anak sering menyelipkan catatan kecil, ada yang berterima kasih, ada yang minta menu tertentu. Bagi kami, itu tanda bahwa mereka menikmati dan merasa diperhatikan. Momen seperti ini membuat kami semakin semangat untuk terus memberikan yang terbaik,” ujarnya.
Diajeng juga menambahkan bahwa meski program baru berjalan dalam hitungan minggu, respon positif dari siswa dan pihak sekolah menjadi bukti nyata bahwa distribusi MBG memberikan manfaat langsung bagi perkembangan dan kenyamanan belajar anak-anak.
Hingga saat ini, pendistribusian MBG di wilayah Sukowono berjalan lancar setiap hari. Petugas memastikan makanan dikirim tepat waktu serta memenuhi standar gizi yang dibutuhkan untuk mendukung aktivitas belajar.
Momen sederhana berupa secarik kertas itu menjadi pengingat bahwa program MBG bukan sekadar pemenuhan gizi, tetapi juga hadir sebagai bentuk perhatian dan kepedulian yang dirasakan langsung oleh para siswa. Dengan sambutan hangat dari anak-anak, program ini semakin memiliki nilai lebih dan dampak yang nyata di lapangan.(wan)
