MAKI Aksi di Kejati Jatim, Soroti Pengungkapan Korupsi 2026

oleh -437 Dilihat
oleh
Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) melakukan aksi damai di depan Kejati Jatim untuk menyampaikan dukungan terhadap upaya pemberantasan korupsi yang dilakukan jaksa, terutama di Bidang Tindak Pidana Khusus (Pidsus). (Foto: Frizal/kilasjatim)

KILASJATIM.COM, Surabaya – Peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (HAKORDIA) 2025 di Surabaya diwarnai aksi damai ratusan anggota Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) di depan Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur, Rabu (9/12/2025). Mereka datang untuk menyampaikan dukungan terhadap upaya pemberantasan korupsi yang dilakukan jaksa, terutama di Bidang Tindak Pidana Khusus (Pidsus).

Koordinator Wilayah MAKI Jawa Timur, Heru Satriyo, menilai kinerja Pidsus Kejati Jatim selama ini menunjukkan komitmen kuat dalam menindak kasus korupsi di daerah. Ia menyebut keberanian jaksa menangani perkara tanpa tebang pilih menjadi alasan utama MAKI turun ke jalan.

“Pidsus Kejati Jatim konsisten mengungkap kasus tanpa pandang bulu. Itu sebabnya kami hadir untuk memberikan dukungan,” kata Heru di sela aksi.

Heru menambahkan, aksi ini bukan sekadar dukungan moral, tetapi juga penegasan bahwa masyarakat sipil siap bersinergi dengan aparat penegak hukum. Ia mengungkapkan bahwa 2026 berpotensi menjadi tahun penting dalam pengungkapan kasus-kasus besar. MAKI, menurutnya, telah memverifikasi sejumlah data dugaan korupsi yang siap didorong ke ranah penegakan hukum.

“Kami sedang mengoordinasikan dugaan korupsi hampir Rp530 miliar yang, insyaallah, dapat diungkap pada triwulan pertama 2026,” ujarnya.

Dukungan MAKI disambut positif oleh Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Jatim, Wagiyo. Ia menegaskan bahwa sinergi antara kejaksaan dan elemen masyarakat sangat dibutuhkan, terutama karena penanganan korupsi kerap terkendala keterbatasan sumber daya.

“Kami perlu dukungan dan masukan dari masyarakat, termasuk informasi dari MAKI yang punya jaringan hingga daerah-daerah,” ujar Wagiyo.

Ia menambahkan, komunikasi antara kejaksaan dan MAKI selama ini berlangsung baik—baik secara formal maupun informal—dan akan terus diperkuat untuk mengungkap kasus yang lebih besar dan berdampak langsung bagi publik.

Baca Juga :  Harga Emas Antam Batangan Hari Ini Naik Rp 1.918.000/gram

“Komitmen kami jelas, bukan hanya mengejar kasus besar, tetapi juga perkara yang menyangkut hajat hidup masyarakat,” tandasnya.

Aksi damai MAKI pada HAKORDIA 2025 berlangsung tertib dan menjadi simbol kolaborasi publik dan aparat penegak hukum dalam mendorong pemberantasan korupsi di Jawa Timur. (FRI)

No More Posts Available.

No more pages to load.