Kementan: 5 Ribu Hektare Sawah Puso Akibat Banjir Sumatera

oleh -640 Dilihat
oleh
Ribuan hektar sawah di Sumatera terendam banjir. (Foto: Ilustrasi-Ist/kilasjatim)

KILASJATIM.COM, Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) mencatat sekitar 40.000 hektare (ha) lahan pertanian di Sumatera terdampak banjir. Dari jumlah tersebut, sekitar 5.000 ha dipastikan mengalami gagal panen (puso).

Wakil Menteri Pertanian (Wamentan), Sudaryono, menjelaskan bahwa luas terdampak tidak berarti seluruhnya tak bisa diselamatkan. Banyak lahan hanya terhambat secara teknis, seperti akses jalan terputus atau genangan sementara yang tidak berujung pada puso.

“Total sekitar 40.000 hektare terdampak, tapi tidak semuanya gagal panen. Lahan yang benar-benar puso sejauh ini sekitar 4.500 sampai 5.000 hektare di tiga provinsi,” ujarnya di kantor Kementan, Rabu (10/12/2025).

Pemerintah pusat memastikan bantuan akan diberikan kepada petani yang lahan sawahnya rusak akibat banjir. Bantuan yang disiapkan meliputi benih hingga alat dan mesin pertanian (alsintan). Sudaryono juga menyebut Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan agar Kredit Usaha Rakyat (KUR) petani mendapat kompensasi.

Untuk penanganan awal, Kementan akan memprioritaskan pembangunan lahan baru bagi sawah yang gagal panen. Anggaran pemulihan akan menggunakan pos belanja yang sudah tersedia dalam APBN Kementan.

“Kami tidak membutuhkan anggaran khusus. Program bantuan pemerintah seperti benih dan alsintan tinggal kami realokasikan ke daerah terdampak,” katanya.

Sudaryono menegaskan banjir tersebut tidak akan mengganggu stabilitas produksi beras nasional. Indonesia memiliki total lahan padi sekitar 7,3 juta ha sehingga dampak puso dinilai tidak signifikan.

“Dibandingkan luas sawah nasional, dampaknya kecil sehingga tidak memengaruhi produksi beras tahun ini maupun tahun depan,” pungkasnya. (cit)

Baca Juga :  Pesawat Sriwijaya Air Jatuh, Gubernur Khofifah Sampaikan Belasungkawa

No More Posts Available.

No more pages to load.