Perluas Jejaring Global, Untag Surabaya Raih Best Paper di ICCAERY 2025

oleh -384 Dilihat

KILASJATIM.COM, Surabaya – Untag Surabaya mencatat capaian penting dalam penguatan reputasi internasional setelah dipercaya menjadi Co-Host dan Consortium Partner pada 2nd International Conference on Civil, Architecture, Environmental Engineering and Technology (ICCAEET 2025). Selain terlibat sebagai penyelenggara, delegasi Untag juga sukses meraih predikat Best Paper dalam bidang Ketekniksipilan, yang menandai pengakuan atas kualitas riset kampus.

Konferensi yang berlangsung di Lyceum of the Philippines University (LPU) Cavite ini mempertemukan akademisi dari berbagai negara untuk mempresentasikan hasil penelitian, membangun jejaring global, dan memperkuat kolaborasi lintas disiplin. Dalam sambutannya saat pembukaan, Dean of Engineering and Architecture LPU Cavite sekaligus Conference Chair ICCAEET 2025, Prof. Arnel M. Avelino, menekankan pentingnya kerja sama internasional. Ia menyatakan, “Ketangguhan infrastruktur dan lingkungan masa depan hanya dapat tercapai melalui hubungan akademik global yang produktif.”

Keterlibatan Untag Surabaya dalam konsorsium ICCAEET merupakan bagian dari kolaborasi yang dikembangkan bersama ITATS Surabaya dan diperluas melalui kerja sama dengan berbagai universitas mitra di Asia dan Eropa. Tahun ini, konferensi diikuti oleh ITS, Institut Teknologi Garut, Politeknik Bandung, Untag Samarinda, Chung Yuan Christian University (Taiwan), Adamson University (Filipina), University of Twente (Belanda), dan sejumlah institusi lainnya.

Delegasi Untag Surabaya juga mengikuti rangkaian kegiatan yang mencakup Forum Discussion with Partners, networking dinner, kunjungan akademik, serta penandatanganan Memorandum of Collaboration (MoC) bernomor 02/MoC/ICCAEET/XI/2025. MoC tersebut menjadi landasan untuk penguatan mobilitas akademik, riset terapan bersama, publikasi internasional, seminar, hingga pengembangan inovasi melalui SynergyMinds Program.

Ketua Bagian Kemitraan Dalam Negeri Untag Surabaya, Ir. Laily Endah Fatmawati, S.T., M.T., menegaskan bahwa keikutsertaan kampus dalam forum ini merupakan langkah penting dalam memperkuat posisinya di kancah global. Ia mengatakan, “ICCAEET menjadi momentum untuk memperluas jejaring riset dan membuka peluang program internasional yang lebih luas. Kami ingin manfaat ini dirasakan langsung oleh mahasiswa dan dosen melalui kolaborasi riset, publikasi terindeks, dan keterlibatan akademik global.”

Baca Juga :  Pemprov Jatim Revitalisasi 22 SMA, SMK, dan SLB di Pasuruan–Probolinggo

Pada kesempatan yang sama, penelitian yang dipresentasikan delegasi Untag Surabaya berhasil meraih predikat Best Paper. Penghargaan ini menjadi bukti kualitas riset civitas akademika sekaligus mempertegas kontribusi Untag dalam diskursus ilmiah internasional.

Ir. Laily menambahkan bahwa capaian tersebut akan terus diperkuat melalui berbagai agenda kolaborasi ke depan. “Melalui peluang publikasi prioritas, kesempatan menjadi pembicara, dan kerja sama penelitian berkelanjutan, Untag Surabaya semakin mantap membangun jaringan internasional yang memberikan dampak bagi dunia akademik, industri, dan masyarakat luas,” ujarnya.(tok)