Soroti Eksploitasi Perempuan, Kementerian HAM Gelar Penayangan dan Bedah Film ‘Pangku’

oleh -849 Dilihat

KILASJATIM.COM, Jakarta – Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) menggelar kegiatan penayangan dan bedah film Pangku di Djakarta XXI, Kamis (4/12/2025). Film yang digarap sutradara Reza Rahadian itu dinilai menyoroti isu penting dalam ranah HAM, khususnya eksploitasi perempuan.

Acara ini menjadi ruang diskusi publik untuk mengukur sejauh mana film tersebut mampu membangun empati terhadap perempuan melalui medium sinema. Kementerian HAM menyebut pendekatan naratif dalam film dapat menjadi alat advokasi yang kuat untuk isu-isu kemanusiaan yang kerap luput dari perhatian.

Menteri Hak Asasi Manusia, Natalius Pigai, mengatakan film dapat menjadi sarana efektif untuk menyuarakan nilai-nilai hak asasi.
“Kementerian HAM bersama film ‘Pangku’ sama-sama berkomitmen untuk mentiadakan kejahatan,” ujar Natalius.

Fenomena ‘Kopi Pangku’ Jadi Inspirasi Film

Sutradara Reza Rahadian menjelaskan bahwa film Pangku terinspirasi dari fenomena sosial pekerja “kopi pangku” di Indramayu. Menurutnya, terdapat realitas yang jarang terlihat publik namun sarat nilai kemanusiaan dan perlu diangkat ke permukaan.

Riset mendalam dilakukan dengan melibatkan para pekerja secara langsung. Dari sana, tim produksi menemukan banyak perempuan yang bekerja demi kebutuhan dasar keluarga, mulai dari menyediakan makanan hingga menyekolahkan anak.

Reza menegaskan bahwa film ini tidak dibuat untuk mengeksploitasi kemiskinan atau menghadirkan realitas menyakitkan sebagai sensasi visual.
“Bukan tentang kemiskinannya, tapi menunjukkan bagaimana seorang manusia berusaha sekeras mungkin untuk bertahan hidup,” tuturnya.

Surat Cinta untuk Perempuan Pejuang

Bagi Reza, proses kreatif film Pangku menjadi pembelajaran tersendiri tentang ketangguhan perempuan di tengah kompleksitas hidup. Ia menyebut film tersebut sebagai “surat cinta” untuk para perempuan yang berjuang dalam keterbatasan.

“Film ini adalah penghormatan bagi mereka yang terus bertahan dan berjuang,” ujarnya.

Baca Juga :  Ikut Demo RUU Pilkada 2024, Reza Rahadian Minta Presiden Jokowi Nyatakan Sikap

Film Pangku diharapkan dapat memperluas ruang pembicaraan tentang isu eksploitasi perempuan dan mendorong publik lebih peka terhadap persoalan kemanusiaan yang sering tersembunyi.(kar)

No More Posts Available.

No more pages to load.