Banyuwangi Raih Predikat Kota Sehat dan Penghargaan STBM Madya dari Kemenkes

oleh -849 Dilihat
Bupati Ipuk Menerima Penghargaan Kota Sehat dari Menkes Budi Gunadi

KILASJATIM.COM, Banyuwangi – Kabupaten Banyuwangi dinobatkan sebagai salah satu kota sehat oleh Kementerian Kesehatan pada malam penganugerahan di Jakarta, Jumat (28/11/2025). Banyuwangi meraih dua penghargaan sekaligus, yaitu terbaik kedua Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) kategori Madya serta penghargaan Swasti Saba kategori Padapa.

Penghargaan diberikan langsung oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. Ia mengapresiasi kerja keras pemerintah daerah dalam upaya mewujudkan kota sehat, termasuk peningkatan lingkungan sosial yang mendukung perilaku hidup bersih dan sehat. Menurutnya, peran kepala daerah sangat menentukan dalam meningkatkan rata-rata hidup sehat dan angka harapan hidup masyarakat.

“Ini bukan hanya tugas Kemenkes, tapi kesempatan bagi kepala daerah untuk turut menjaga kesehatan 280 juta penduduk Indonesia,” ujar Budi Gunadi.

Saat ini rata-rata hidup sehat masyarakat Indonesia berada pada usia 60 tahun. Pemerintah menargetkan peningkatan menjadi 65 tahun pada 2029, disertai peningkatan angka harapan hidup dari 72 tahun menjadi 75 tahun. Menkes menjelaskan strategi utamanya adalah memperkuat pola hidup sehat yang bersifat promotif serta mencegah penyakit sejak dini melalui pendekatan preventif.

Anugerah Swasti Saba diberikan berdasarkan pencapaian sembilan tatanan kota sehat, mulai dari kehidupan masyarakat sehat mandiri, permukiman dan fasilitas umum, satuan pendidikan, pasar rakyat, perkantoran dan perindustrian, pariwisata sehat, transportasi dan tertib lalu lintas, perlindungan sosial, hingga pencegahan dan penanganan bencana.

“Sembilan tatanan tersebut terus kami kembangkan secara terintegrasi dengan berbagai OPD dan instansi vertikal untuk mewujudkan kota yang sehat, nyaman, dan aman,” kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani setelah menerima penghargaan.

Ipuk menjelaskan bahwa penghargaan STBM menjadi bukti meningkatnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan lingkungan dan perilaku hidup bersih. Program STBM mencakup verifikasi lima pilar: Stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS), Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS), Pengelolaan Air Minum dan Makanan Rumah Tangga, Pengelolaan Sampah Rumah Tangga, serta Pengelolaan Limbah Cair Rumah Tangga.

Baca Juga :  Jazz Gunung Ijen Meriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-79 dengan Semangat Perjuangan

“Ini kolaborasi semua pihak untuk bersama-sama menjaga kesehatan. Kesadaran ini patut dijaga dan dikembangkan,” ujar Ipuk.

Bupati Ipuk mengingatkan bahwa penghargaan bersifat dinamis karena indikator penilaian dapat berubah setiap tahun. Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat untuk terus meningkatkan kualitas kesehatan lingkungan agar Banyuwangi tetap menjadi daerah sehat berkelanjutan.(zul)

No More Posts Available.

No more pages to load.