Kecelakaan Lalu Lintas Turun, Korlantas: 2.519 Nyawa Terselamatkan

oleh -355 Dilihat
oleh
(foto: Dok-Istimewa/kilasjatim)

KILASJATIM.COM, Jakarta – Tren kecelakaan lalu lintas di Indonesia terus menunjukkan perbaikan. Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Agus Suryonugroho melaporkan adanya penurunan kasus dalam tiga tahun terakhir, dengan capaian signifikan pada semester pertama 2025. Hal itu ia sampaikan dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR RI.

Agus menjelaskan, jumlah kecelakaan nasional yang sebelumnya berada di atas 150 ribu kasus per tahun, turun tipis pada 2024 dan semakin membaik pada enam bulan pertama 2025.

“Januari–Juni 2024 tercatat lebih dari 72 ribu kejadian. Tahun 2025 turun menjadi 70.759 atau turun dua persen. Artinya 1.899 kejadian berhasil kita cegah,” ujar Agus, Kamis (27/11/2025).

Penurunan serupa juga terlihat pada angka fatalitas. Korban meninggal dunia pada semester pertama 2025 menurun 18,28 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. “Ada 2.519 nyawa yang bisa kita selamatkan,” kata Agus.

Menurutnya, hasil tersebut tidak lepas dari intensitas operasi lalu lintas seperti Operasi Ketupat, Keselamatan, dan Patuh. Seluruh operasi dijalankan dengan sistem manajemen terintegrasi antara Korlantas dan Polres di seluruh Indonesia.

Agus menambahkan, pendekatan humanis personel di lapangan juga turut menekan risiko kecelakaan. Program edukasi seperti Polantas Menyapa ke sekolah dan pesantren dianggap efektif meningkatkan kesadaran berkendara.
“Ketika kami hadir secara humanis dan mengajak masyarakat berkomunikasi, dampaknya terasa nyata. Keselamatan itu tugas bersama,” katanya.

Berdasarkan analisis Korlantas, kelompok usia 15–19 tahun masih menjadi kelompok paling rentan terlibat kecelakaan. Adapun waktu kejadian terbanyak terjadi pada pukul 06.00–08.00 pagi, saat aktivitas masyarakat mulai meningkat.

Agus menyampaikan optimisme bahwa tren penurunan kecelakaan pada 2025 dapat melampaui dua tahun sebelumnya. “Melihat anatomi datanya, kami memproyeksikan penurunan bisa mencapai 10 hingga 15 persen tahun ini,” ujarnya.(cit)

No More Posts Available.

No more pages to load.