Bupati Bondowoso Ajak Masyarakat Perkuat Wawasan Kebangsaan pada Peringatan ke-78 Tragedi Gerbong Maut

oleh -1143 Dilihat

KILASJATIM.COM, Bondowoso — Upacara Peringatan ke-78 Tragedi Gerbong Maut digelar khidmat di halaman Kantor Bupati Bondowoso pada Senin (24/11/2025). Ratusan peserta dari berbagai unsur—Forkopimda, TNI–Polri, pelajar, organisasi masyarakat, dan keluarga besar para pejuang—mengikuti jalannya upacara untuk mengenang peristiwa kelam pada 23 November 1947.

Dalam upacara tersebut, Bupati Bondowoso menyampaikan sambutan penuh makna, mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan tragedi bersejarah itu sebagai pengingat bahwa kemerdekaan Indonesia hadir melalui penderitaan dan pengorbanan yang luar biasa.

“Tragedi Gerbong Maut adalah tragedi kemanusiaan yang mencatatkan rasa sakit, air mata, sekaligus keberanian rakyat Bondowoso. Kemerdekaan yang kita nikmati hari ini lahir dari pengorbanan para syuhada yang mempertaruhkan nyawa demi harga diri dan kehormatan bangsa,” ujar Bupati dalam sambutannya.

Tema Peringatan Dinilai Relevan dengan Tantangan Zaman

Peringatan tahun ini mengangkat tema:
“Peringatan Tragedi Gerbong Maut sebagai Momentum Penguatan Wawasan Kebangsaan Masyarakat Bondowoso.”

Menurut Bupati, tema ini memiliki pesan penting di tengah derasnya arus informasi, disrupsi digital, serta pergeseran nilai yang terjadi di masyarakat. Ia menekankan bahwa pemahaman wawasan kebangsaan menjadi benteng bagi masyarakat agar tidak mudah terpecah belah ataupun terprovokasi.

“Hari ini tantangan kita bukan lagi penjajahan fisik, melainkan bagaimana menjaga moralitas, memperkuat persatuan, meningkatkan literasi digital, serta merawat nilai-nilai kebangsaan,” ungkapnya.

Bupati juga menuturkan bahwa dalam peristiwa Gerbong Maut tidak ada lagi sekat antara satu sama lain. Para pejuang yang dikurung dalam gerbong sempit dan gelap itu dipersatukan oleh satu tekad: mempertahankan kemerdekaan bangsa.

“Persatuan adalah kekuatan terbesar yang dimiliki bangsa ini. Di dalam gerbong maut, para pejuang saling menguatkan tanpa memandang suku, latar belakang, atau kelompok.”

Baca Juga :  Satpol PP Jawa Timur Sosialisasi penegakan perda di Bondowoso

Melihat tantangan modern yang semakin kompleks, Bupati mengajak generasi muda Bondowoso untuk menjadikan peringatan ini sebagai momen refleksi. Ia menegaskan bahwa generasi muda memiliki peran besar dalam menjaga Indonesia tetap kuat dan berkarakter kebangsaan.

“Generasi hari ini harus mengisi kemerdekaan dengan pengetahuan, karakter, dan kemampuan adaptasi terhadap perubahan zaman,” tegasnya.

Penghormatan kepada Syuhada Tragedi Gerbong Maut

Upacara ditutup dengan doa bersama untuk para syuhada Tragedi Gerbong Maut, sebagai bentuk penghormatan atas jasa mereka dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

“Semoga perjuangan dan pengorbanan mereka menjadi cahaya yang menuntun langkah kita dalam membangun Bondowoso yang Berkualitas, Akseleratif, dan Holistik serta berkarakter kebangsaan yang kuat,” tutup Bupati.

No More Posts Available.

No more pages to load.