Arderio Hukom Muncul sebagai Calon Kuat Ketua KONI Surabaya, Dapat Dukungan dari Pengusaha Muda Jawa Timur

oleh -986 Dilihat

KILASJATIM.COM, Surabaya – Menjelang pelaksanaan Musyawarah Olahraga Kota (Musorkot) KONI Surabaya, nama Arderio Hukom semakin mencuri perhatian publik, khususnya dari kalangan pengusaha muda Jawa Timur. Arderio, yang selama ini aktif sebagai pengurus BPD HIPMI Jawa Timur, dinilai sebagai figur baru dengan pendekatan manajerial modern yang dibutuhkan untuk memperbaiki tata kelola keolahragaan di Kota Surabaya.

Sebagai pelaku usaha dan bagian dari komunitas HIPMI, Arderio dikenal memiliki gaya kerja terstruktur, mampu memetakan peluang, serta fokus pada pembentukan sistem yang lebih rapi, efektif, dan berorientasi hasil. Pengalamannya mengelola berbagai program di HIPMI membuatnya terbiasa berada di lingkungan kepemimpinan yang menuntut kedisiplinan, kolaborasi lintas sektor, serta keberanian dalam mengambil keputusan strategis—nilai yang sangat relevan untuk memimpin organisasi olahraga daerah seperti KONI Surabaya.

Ketua Umum BPD HIPMI Jawa Timur, Ahmad Salim Assegaf, menyatakan dukungan terbukanya atas munculnya nama Arderio sebagai calon ketua. Menurutnya, KONI Surabaya membutuhkan sosok dengan perspektif segar tanpa meninggalkan kedisiplinan organisasi yang sudah ada.

“Arderio adalah kader HIPMI yang tumbuh dengan nilai profesionalitas dan kolaborasi. Di HIPMI, ia menunjukkan kemampuan mengelola program dan membangun relasi lintas sektor. Sosok yang memahami bagaimana memimpin organisasi dengan pendekatan modern dan transparan. Saya melihat karakter itu penting untuk memimpin KONI Surabaya ke depan,” ujar Ahmad Salim Assegaf.

Dukungan dari HIPMI Jawa Timur disebut bukan karena kedekatan personal, melainkan berdasarkan kapasitas profesional yang diyakini dapat membawa warna baru bagi pembinaan olahraga Surabaya. Pengalaman Arderio menghadapi dinamika dunia usaha dinilai relevan untuk memperkuat kemitraan, transparansi, dan efisiensi di tubuh KONI.

Menanggapi banyaknya dorongan untuk maju, Arderio menegaskan komitmennya untuk menciptakan ruang yang lebih jelas dan terstruktur bagi cabang olahraga, atlet, pelatih, dan ofisial, agar mereka dapat fokus pada latihan dan peningkatan prestasi. Menurutnya, permasalahan klasik seperti pendanaan dan dukungan pembinaan tidak boleh lagi menjadi hambatan.

Baca Juga :  Viral Video Pegawai Pemkot Diduga Main Judol, Komisi A DPRD Surabaya Minta Tindak Tegas

“Para atlet dan pelatih cukup berkonsentrasi pada latihan. Urusan pembinaan dan kebutuhan organisasi harus ditata lebih rapi. Persoalan pendanaan selalu muncul, dan itu tidak bisa diabaikan. Karena itu, saya siap berkeliling bertemu para stakeholder—pemerintah, dunia usaha, hingga pihak yang peduli olahraga—untuk mencari solusi bersama,” tegas Arderio.

Ia juga menambahkan bahwa jejaring panjangnya di lingkungan HIPMI dan Kadin menjadi modal penting yang ingin ia manfaatkan untuk membangun kemitraan baru demi kemajuan olahraga Kota Pahlawan.

“Saya terbiasa bekerja dalam ekosistem kolaborasi. Pengalaman itu ingin saya manfaatkan untuk memperkuat sistem pembinaan di KONI Surabaya,” pungkasnya.(den)

No More Posts Available.

No more pages to load.